Dalam operasi tersebut, lanjut dia, Lanal Ranai mengerahkan sejumlah prajurit dan kendaraan untuk mengangkut komoditas yang diamankan

oleh -1210 Dilihat
oleh
Dalam operasi tersebut, lanjut dia, Lanal Ranai mengerahkan sejumlah prajurit dan kendaraan untuk mengangkut komoditas yang diamankan

Natuna (ANTARA) – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Kepulauan Riau dan TNI AL menemukan komoditas bawang impor ilegal yang masuk ke Kabupaten Natuna. Dalam operasi tersebut, lanjut dia, Lanal Ranai mengerahkan sejumlah prajurit dan kendaraan untuk mengangkut komoditas yang diamankan. Penanggung Jawab Satuan Pelayanan Karantina Natuna, Iwan Setiawan, di Natuna, Rabu, mengatakan bawang tersebut masuk melalui jalur laut menggunakan transportasi domestik, yakni Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Bahtera Nusantara (BN) 01 atau kapal Roll On-Roll Off (Ro-Ro), pada Rabu sore.

n

Keterangan yang tercatat menyebut Komoditas tersebut ditahan karena tidak dilengkapi dokumen yang jelas. Komoditas tersebut, kata dia, telah diamankan ke Kantor Satuan Pelayanan Natuna, untuk ditindaklanjuti. Menurut dia, sinergi antarlembaga diperlukan untuk mencegah dan menindak masuknya barang-barang ilegal yang berpotensi merugikan negara maupun masyarakat. TNI AL, kata dia, tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk kegiatan yang melanggar hukum.

n

Data lain dalam laporan menunjukkan Disperindag Kepri: Batam jadi target pengawasan Satgas Impor Ilegal PSDKP Batam segel empat ton ikan impor ilegal dari Malaysia Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

n

Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Selain bawang, petugas juga menemukan sejumlah komoditas lain, seperti cabai kering, ikan bilis, buah apel, pir, anggur, wortel, serta produk olahan daging. Untuk jumlahnya masih kita hitung. Sementara, jumlah bawang merah ada ratusan karung," ucapnya. Iwan menjelaskan, penemuan tersebut dilakukan dalam operasi bersama Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Ranai. Operasi dilakukan dalam rangka menciptakan ketertiban dan pencegahan masuk nya media pembawa hewan, ikan dan tumbuhan yang tanpa di laporkan dan di lengkapi dokumen karantina sebagai persyaratan lalu lintas produk tersebut.

n

Bea Cukai-Polda Kepri ungkap praktik perjokian balpres di Batam Bea Cukai perketat pengawasan cegah masuknya durian ilegal Malaysia Sementara itu, Komandan Lanal Ranai Kolonel Laut (P) Yusuf Yanto mengatakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) siap membantu instansi mana pun dalam menindak berbagai bentuk pelanggaran hukum di wilayah Kabupaten Natuna. Ia menegaskan, pengawasan terhadap jalur laut akan terus dilakukan, mengingat wilayah Natuna memiliki sejumlah akses yang dapat dimanfaatkan untuk memasukkan barang tanpa dokumen resmi. Atas capaian tersebut, dirinya menyampaikan terima kasih kepada Lanal Ranai yang telah berperan sehingga capaian tersebut dapat terwujud. Barang-barang ini dibawa menggunakan kapal dan dimuat dalam lori. Lori yang kita periksa ada sekitar empat unit," katanya. Kita harap ini menjadi pelajaran bagi berbagai pihak agar tidak lagi melakukan kegiatan yang melanggar hukum," ujarnya.

n