Umar Pasandre Raih BIA Award atas Dua Dekade Pelestarian Mangrove

oleh -951 Dilihat
oleh
Umar Pasandre Raih BIA Award atas Dua Dekade Pelestarian Mangrove

Kabupaten Pohuwato | Umar Pasandre, tokoh konservasi mangrove dari Desa Torosiaje, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, menerima BIA Award dari Burung Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasinya menjaga ekosistem mangrove selama lebih dari 20 tahun. Pengakuan ini menyoroti kerja panjang seorang pegiat yang berkomitmen pada pelestarian lingkungan di wilayah tempat tinggalnya. Bagi Torosiaje, kabar penghargaan tersebut juga membawa perhatian kepada upaya menjaga mangrove dan arti penting keberlanjutan ekosistem pesisir.

Dedikasi selama lebih dari dua dekade menunjukkan bahwa pelestarian mangrove bukan pekerjaan sesaat. Upaya menjaga ekosistem memerlukan perhatian yang berkelanjutan, terutama ketika perubahan di kawasan pesisir dapat memengaruhi kondisi alam dan kehidupan masyarakat di sekitarnya. Dalam konteks itu, pengakuan kepada Umar menegaskan nilai ketekunan dalam konservasi. BIA Award menjadi bentuk apresiasi atas komitmen yang telah ia tunjukkan, sekaligus mengangkat peran pegiat lokal dalam menjaga lingkungan. Peran tersebut penting karena pengetahuan dan kepedulian yang tumbuh di tingkat setempat dapat mendukung perhatian terhadap ekosistem secara lebih luas.

Penghargaan dari Burung Indonesia ini tidak hanya menandai dedikasi Umar, tetapi juga mengingatkan bahwa pelestarian mangrove membutuhkan dukungan dan kepedulian yang terus dijaga. Mangrove merupakan bagian penting dari ekosistem pesisir, sehingga upaya mempertahankannya memiliki relevansi bagi lingkungan dan masyarakat yang hidup berdampingan dengannya. Kisah pengakuan terhadap pegiat dari Torosiaje memberi ruang bagi publik untuk mengenali kerja konservasi yang berlangsung dalam jangka panjang. Tanpa menambahkan rincian di luar informasi yang tersedia, BIA Award dapat dipahami sebagai apresiasi atas komitmen Umar selama lebih dari 20 tahun. Penghargaan itu sekaligus menempatkan upaya pelestarian mangrove di Torosiaje dalam perhatian yang lebih luas.

Penghargaan BIA Award diberikan kepada Umar Pasandre Rai sebagai pengakuan atas komitmennya dalam menjaga lingkungan pesisir. Upaya tersebut dijalankan bersama kelompok konservasi Padakauang di Desa Torosiaje, Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato. Penghargaan ini menyoroti kerja yang berlangsung selama dua dekade, sekaligus mengakui hubungan peran Umar, kelompok yang mendampinginya, dan wilayah pesisir yang menjadi perhatian mereka. Pengakuan itu bukan hanya tertuju pada satu individu, tetapi juga mencerminkan kerja kolektif dalam upaya pelestarian lingkungan setempat. Dengan demikian, alasan pemberian penghargaan berkaitan erat dengan keterlibatan Umar bersama Padakauang dalam menjaga kawasan pesisir di Torosiaje.

Kelompok konservasi Padakauang menjadi bagian penting dari upaya tersebut. Bersama kelompok ini, Umar berperan dalam menjaga lingkungan pesisir yang berada di wilayah Desa Torosiaje. Keterangan mengenai penghargaan menempatkan kerja mereka dalam konteks perlindungan lingkungan setempat, tanpa memisahkan kontribusi penerima penghargaan dari kelompoknya. Padakauang merupakan rekan dalam upaya tersebut, sementara Desa Torosiaje menjadi lokasi kegiatan yang disebutkan. Hubungan ketiganya memperjelas bahwa penghargaan diberikan atas komitmen yang dijalankan bersama dan berfokus pada kawasan pesisir di desa tersebut, bukan atas kegiatan yang terpisah dari konteks komunitas dan wilayahnya.

Pengakuan selama dua dekade itu juga menggambarkan kesinambungan perhatian terhadap lingkungan pesisir. Dalam konteks BIA Award, perjalanan Umar bersama Padakauang menunjukkan adanya komitmen jangka panjang untuk menjaga kawasan pesisir di Desa Torosiaje, Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato. Informasi yang tersedia tidak merinci bentuk konservasi tertentu, sehingga penghargaan ini dapat dipahami sebagai apresiasi atas upaya menjaga lingkungan secara umum. Penekanan pada kerja bersama dan lokasi kegiatan membantu menjelaskan alasan penghargaan secara akurat: Umar menerima pengakuan atas upayanya bersama kelompok konservasi Padakauang dalam menjaga lingkungan pesisir setempat selama dua dekade.

BIA Award untuk Umar Pasandre diserahkan dalam kegiatan bertajuk Merayakan Keragaman Burung Indonesia. Penganugerahan tersebut menjadi bagian dari acara yang mengangkat keanekaragaman burung Indonesia sebagai tema utama. Dengan demikian, penghargaan atas kiprah Pasandre dalam pelestarian mangrove hadir di tengah kegiatan yang berfokus pada kekayaan biodiversitas. Kedua hal itu bertemu dalam satu ruang perayaan: perhatian terhadap lingkungan dan pengakuan atas upaya pelestarian alam. Informasi mengenai penyerahan penghargaan ini juga menempatkan BIA Award dalam konteks acara bersama, bukan sebagai kegiatan yang berdiri sendiri.

Merayakan Keragaman Burung Indonesia diselenggarakan oleh Burung Indonesia bersama Biodiversitas Gorontalo (Biota) dan Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Keterlibatan ketiga penyelenggara tersebut menandai kerja sama dalam menghadirkan kegiatan bertema keragaman hayati. Acara berlangsung di Auditorium Kampus I Universitas Negeri Gorontalo pada Sabtu, 24 Oktober. Tanggal tersebut disebut tanpa keterangan tahun, sehingga tidak perlu dikaitkan dengan tahun tertentu. Lokasi dan penyelenggara memberikan konteks yang jelas bagi penganugerahan BIA Award kepada Umar Pasandre, sekaligus menunjukkan bahwa penyerahan penghargaan berlangsung dalam rangkaian kegiatan yang diselenggarakan bersama.

Penempatan penganugerahan dalam perayaan bertema burung memperluas konteks pengakuan terhadap kerja pelestarian mangrove. Mangrove merupakan bagian dari lingkungan pesisir yang memiliki keterkaitan dengan kehidupan berbagai jenis satwa, sementara keragaman burung menjadi salah satu aspek biodiversitas yang dirayakan dalam kegiatan tersebut. Karena itu, penyebutan penghargaan bersama acara ini menghadirkan gambaran tentang perhatian pada pelestarian alam dalam lingkup yang lebih luas. Namun, informasi yang tersedia hanya memastikan bahwa BIA Award diserahkan dalam kegiatan tersebut, siapa pihak penyelenggaranya, serta kapan dan di mana acara berlangsung. Rincian lain mengenai susunan acara atau proses penyerahan tidak dinyatakan di sini.

Penganugerahan BIA Award 2026 kepada Umar Pasandre berlangsung dalam konteks rangkaian Festival Bulalo Limutu yang digelar Limutu Ecologe. Dengan demikian, pemberitaan mengenai penghargaan atas kiprahnya dalam pelestarian mangrove selama dua dekade merupakan bagian dari cakupan kegiatan festival tersebut. Informasi ini menjelaskan latar penyelenggaraan acara, tanpa mengubah fokus pada penerima penghargaan maupun menambahkan keterangan mengenai agenda yang tidak tersedia.

Rangkaian Festival Bulalo Limutu mencakup dua kegiatan yang disebutkan, yaitu Youth Bootcamp dan penganugerahan BIA Award 2026. Penyebutan kedua agenda itu memberi gambaran tentang susunan kegiatan yang berada dalam payung festival. Youth Bootcamp merupakan salah satu bagian rangkaian, sementara BIA Award menjadi wadah penganugerahan yang terkait dengan pengakuan terhadap kontribusi Umar Pasandre. Keduanya dapat dipahami sebagai agenda dalam acara yang sama, tetapi tidak ada keterangan yang menetapkan hubungan lebih jauh di pelaksanaannya.

Limutu Ecologe disebut sebagai penyelenggara Festival Bulalo Limutu. Konteks tersebut penting untuk menyampaikan bahwa BIA Award 2026 tidak berlangsung sebagai acara yang berdiri sendiri dalam informasi yang tersedia, melainkan tercantum dalam rangkaian festival. Penjelasan ini juga membantu pembaca membedakan nama festival, penyelenggara, dan agenda yang termasuk di dalamnya: Festival Bulalo Limutu merupakan rangkaiannya, Limutu Ecologe menggelarnya, sedangkan Youth Bootcamp dan penganugerahan BIA Award 2026 adalah kegiatan yang disebutkan. Tidak tersedia rincian tambahan mengenai jadwal, lokasi, peserta Youth Bootcamp, atau format masing-masing agenda. Karena itu, konteks penyelenggaraan dapat disampaikan secara terbatas pada hubungan tersebut, tanpa mengasumsikan tujuan, hasil, maupun dampak festival. Dalam kerangka itu, penghargaan kepada Umar Pasandre menjadi salah satu bagian dari kegiatan yang dilaksanakan di bawah nama Festival Bulalo Limutu pada 2026, bersama agenda Youth Bootcamp yang juga tercakup dalam rangkaiannya.

Baca juga: Ditpolairud Polda Papua Barat Daya Bersama Bhayangkari dan Masyarakat Pesisir Tanam Mangrove dan Bersihkan Pantai