Tangis Mak Tuti Berbuah Manis, Polres Sukabumi Bangun Sumur Bor 50 Meter di Ciracap

oleh -172 Dilihat
oleh

Sukabumi – Rintihan dan air mata Mak Tuti (70), lansia yang tertatih menggendong jeriken menuruni tebing curam di pelosok Ciracap, akhirnya terjawab tunai. Jerit dahaga yang dirasakan warga empat perkampungan di Desa Mekarsari, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, langsung direspons cepat oleh jajaran kepolisian.

Sebelumnya, Mak Tuti sempat viral saat mencurahkan kepedihannya yang harus bertaruh tenaga berjalan kaki 1,5 kilometer menuju Sungai Cicurug demi seember air bersih.

Nenek sebatang kara itu bahkan kerap terjatuh di jalan setapak hingga air yang dibawanya tumpah tak bersisa.

“Ibu teh sangat kekurangan air. Terpaksa ngambil air jauh-jauh, sampai jatuh-jatuh kadang-kadang. Bawa air satu ember, jatuh di jalan, nyampe rumah cuma setengah ember. Pak Dedi tolong Ibu, Pak Dedi, pengin diperhatikan,” rintih Mak Tuti kala itu.

Mendengar keluhan warga yang sudah tiga bulan dilanda kekeringan parah, Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi langsung menginstruksikan jajarannya untuk bergerak ke lokasi. Langkah penanganan dilakukan bertahap, mulai dari pasokan darurat hingga penyediaan solusi permanen.

Sebagai langkah cepat, satu unit kendaraan taktis water cannon dan truk tangki air bersih diterjunkan langsung ke tengah permukiman warga di Desa Mekarsari. Anggota polisi bersama warga saling bahu membahu memenuhi deretan drum, jeriken, dan ember penampungan yang sudah lama kosong.

Namun, bantuan air tangki dinilai belum cukup menuntaskan akar masalah tahunan tersebut. Tak menunggu lama, rig dan mesin pengeboran sumur bor langsung didatangkan ke Kampung Cilimus. Personel kepolisian bersama teknisi terus menggenjot proses pengeboran tanah siang dan malam.

Kasi Humas Polres Sukabumi Iptu Ilham Sapta Permadi mengungkapkan, pembangunan sumur bor ini merupakan tindak lanjut atas instruksi langsung dari Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi.

“Menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait krisis air bersih di Desa Mekarsari, Kecamatan Ciracap, Bapak Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi langsung menginstruksikan jajaran untuk turun ke lapangan memberikan bantuan nyata. Awalnya kami distribusikan pasokan air bersih menggunakan tangki untuk memenuhi kebutuhan darurat warga,” ujar Iptu Ilham.

Ia menegaskan, kepolisian berkomitmen memberikan solusi jangka panjang agar warga tidak lagi terbebani oleh krisis air bersih setiap musim kemarau tiba.

“Bapak Kapolres tidak ingin penanganan ini hanya bersifat sementara. Oleh karena itu, Polres Sukabumi langsung mengeksekusi pembuatan sumur bor permanen di lokasi agar warga, terutama para lansia, tidak perlu lagi berjalan kaki berkilo-kilometer atau menuruni tebing curam demi seember air,” tambahnya.

Kerja keras di lapangan akhirnya membuahkan hasil manis. Pada Rabu malam, 28 Oktober 2026, semburan air tanah segar berhasil didapatkan setelah mata bor menembus kedalaman 50 meter.

“Alhamdulillah, proses pengeboran telah menembus kedalaman 50 meter dan air sudah berhasil keluar dengan debit yang baik. Saat ini mesin pompa celup sudah terpasang dan masih dalam proses pengurasan (flushing) serta penyempurnaan instalasi agar airnya benar-benar jernih dan dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh warga Kampung Cilimus dan sekitarnya,” jelas Ilham.

Keberadaan sumur bor ini disambut haru dan sukacita oleh warga setempat. Salah seorang warga lansia, Mak Enok, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada jajaran kepolisian yang telah mewujudkan impian warga memiliki sumber air bersih sendiri di dekat rumah.

“Terima kasih banyak Bapak Kapolres Sukabumi atas bantuannya sumur bor. Mudah-mudahan sangat bermanfaat untuk Kampung Cilimus Desa Mekarsari. Mudah-mudahan Bapak Kapolres juga sehat selalu, terima kasih banyak,” tutur Mak Enok dengan mata berbinar penuh kelegaan.