Jakarta | Bank Indonesia menempatkan pendekatan lintas generasi sebagai salah satu pilar penyelenggaraan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026. Dalam paparan saat pembukaan ISEF 2026, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti menjelaskan bahwa festival ini dirancang agar ekonomi syariah dapat dikenal dan diikuti oleh berbagai kelompok masyarakat, termasuk generasi muda. Sasaran tersebut menunjukkan bahwa pengembangan ekonomi syariah tidak hanya diarahkan kepada pelaku industri atau komunitas yang telah memahami konsepnya, tetapi juga kepada calon pengguna, kreator, dan wirausaha dari kalangan anak muda.
Menurut paparan Destry pada kesempatan yang sama, perhatian kepada generasi muda diwujudkan melalui kegiatan dengan media dan format yang lebih dekat dengan keseharian mereka. Salah satunya ialah ISEF World di Roblox, yang memanfaatkan platform digital dan lingkungan virtual untuk memperkenalkan ekosistem ekonomi syariah secara lebih interaktif. Kehadiran kegiatan tersebut membuka ruang bagi peserta untuk memperoleh pengalaman yang berbeda dalam mengenal tema keuangan, gaya hidup, industri halal, serta kewirausahaan syariah. Pemanfaatan platform yang akrab bagi anak muda juga memperluas peluang partisipasi tanpa dibatasi oleh lokasi penyelenggaraan fisik.
Destry juga menyampaikan adanya kompetisi video kreatif bertema ekonomi syariah sebagai bagian dari upaya menjangkau kelompok usia tersebut. Format video memberi kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan gagasan, pengetahuan, atau perspektif mengenai ekonomi syariah melalui bahasa visual yang ringkas dan mudah dibagikan. Dengan demikian, pesan festival dapat beredar melalui saluran yang biasa digunakan generasi muda, sekaligus mendorong mereka menjadi pembuat konten dan penyampai informasi. Seluruh sasaran generasi muda serta bentuk kegiatan itu merujuk pada paparan Destry saat pembukaan ISEF 2026, yang menegaskan pentingnya pendekatan lintas generasi dalam memperluas jangkauan ekonomi syariah.
Penyelenggaraan ISEF World di Roblox menunjukkan upaya untuk menghadirkan pengenalan ekonomi syariah melalui ruang yang dekat dengan kehidupan generasi muda. Selama ini, Roblox lebih dikenal sebagai permainan yang digunakan anak-anak dan anak muda untuk mengisi waktu luang. Namun, pandangan tersebut tidak membatasi fungsi platform ini. Apabila dimanfaatkan secara tepat, Roblox dapat menjadi sarana edukasi yang membantu memperkenalkan gagasan, nilai, dan potensi ekonomi syariah kepada masyarakat secara lebih luas.
Destry menilai popularitas Roblox di kalangan anak-anak dan anak muda dapat menjadi peluang penting untuk memperluas jangkauan komunikasi mengenai ekonomi syariah. Penggunaan media yang sudah dikenal oleh sasaran tersebut memungkinkan pesan tentang ekonomi syariah hadir dalam lingkungan yang lebih akrab dan mudah diterima. Pendekatan ini juga mencerminkan kebutuhan untuk menyesuaikan cara penyampaian informasi dengan kebiasaan serta minat generasi muda, tanpa mengurangi substansi pengenalan yang ingin disampaikan.
Melalui ISEF World di Roblox, ekonomi syariah dapat diperkenalkan dengan cara yang lebih relevan bagi kelompok usia yang aktif menggunakan platform digital. Kehadiran tersebut memperluas pilihan media untuk membangun pemahaman publik, sekaligus membuka kesempatan agar ekonomi syariah tidak hanya dikenal melalui saluran komunikasi konvensional. Pemanfaatan Roblox secara bertanggung jawab dapat mendukung pengenalan yang lebih maksimal karena bertumpu pada popularitasnya di kalangan generasi muda. Inovasi ini memperlihatkan bahwa platform populer dapat memiliki nilai edukatif ketika diarahkan untuk tujuan yang tepat, termasuk memperkenalkan ekonomi syariah kepada calon generasi penerus.
Video Kreatif Ekonomi Syariah atau VITRAH menjadi salah satu kegiatan yang disebut dalam paparan penyelenggaraan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026. Kompetisi ini membuka ruang bagi talenta kreatif Indonesia untuk menyampaikan gagasan mengenai ekonomi syariah melalui karya visual yang komunikatif. Kehadirannya memperlihatkan bahwa pengenalan ekonomi syariah tidak hanya dilakukan melalui forum diskusi atau penyampaian informasi secara konvensional, tetapi juga dapat dikembangkan melalui media kreatif yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Animasi futuristik menjadi sarana untuk mengemas nilai-nilai ekonomi syariah secara lebih menarik dan relevan. Melalui pendekatan visual tersebut, gagasan tentang prinsip, peluang, serta peran ekonomi syariah dapat disampaikan dengan bahasa yang lebih mudah diterima oleh beragam kalangan. Format ini juga memberikan keleluasaan bagi kreator untuk mengolah pesan secara imajinatif, tanpa menghilangkan substansi yang hendak diperkenalkan kepada publik.
VITRAH sekaligus mendukung upaya memperluas jangkauan ekonomi syariah di kalangan muda. Kelompok ini tumbuh dalam lingkungan media yang terus berubah, sehingga strategi komunikasi perlu menyesuaikan diri dengan cara mereka mengakses dan memahami informasi. Pemanfaatan animasi serta pendekatan kreatif dapat membuat isu ekonomi syariah terasa lebih dekat, kontekstual, dan mudah dibagikan dalam ruang digital.
Dengan menempatkan talenta kreatif sebagai bagian dari rangkaian kegiatan ISEF 2026, VITRAH menunjukkan pentingnya kolaborasi pesan edukatif dan perkembangan media. Kompetisi ini tidak hanya menjadi ruang untuk menghasilkan karya, tetapi juga mendukung terbentuknya komunikasi yang lebih luas mengenai ekonomi syariah. Langkah tersebut sejalan dengan kebutuhan untuk memperkenalkan nilai dan potensi ekonomi syariah melalui medium yang sesuai dengan dinamika masyarakat masa kini.
ISEF 2026 diarahkan untuk menghadirkan dampak transformasi yang lebih luas melalui partisipasi inklusif dan kolaborasi lintas kegiatan. Penyelenggaraan acara ini tidak hanya membuka ruang bagi pelaku industri halal, lembaga keuangan syariah, usaha mikro, serta komunitas, tetapi juga mempertemukan berbagai pihak yang memiliki kepentingan dalam pengembangan ekonomi syariah. Dengan melibatkan peserta dari beragam latar belakang, ISEF diharapkan mampu memperluas akses terhadap pengetahuan, peluang usaha, pembiayaan, dan jejaring pasar yang mendukung pertumbuhan ekosistem secara berkelanjutan.
Penguatan dampak tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan Trade Expo 2026. Kedua kegiatan diselenggarakan secara back to back, sementara Trade Expo 2026 berlangsung di kawasan BSD. Menurut Destry, pengaturan jadwal dan lokasi tersebut ditujukan agar kerumunan atau audiens yang hadir dalam kedua acara kurang lebih sama. Kesamaan audiens ini dapat menciptakan ruang interaksi yang lebih besar pelaku ekonomi syariah dan pelaku perdagangan umum, sekaligus mempertemukan kebutuhan pasar dengan potensi produk serta layanan yang ditawarkan.
Melalui keterhubungan tersebut, buyer dan investor dari masing-masing kegiatan diharapkan dapat saling berinteraksi, menjajaki kemitraan, dan menemukan peluang kolaborasi yang relevan. Pertemuan lintas sektor ini berpotensi menghasilkan dampak ekonomi yang lebih besar karena transaksi, investasi, dan pertukaran gagasan tidak berlangsung secara terpisah. Arah penyelenggaraan ISEF 2026 sejalan dengan tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital.” Destry berharap kegiatan tersebut meningkatkan pemanfaatan teknologi dan digital untuk mendorong ekonomi serta keuangan syariah, sehingga inovasi digital dapat digunakan secara lebih luas dalam memperkuat layanan, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing pelaku usaha.
Baca juga: Momentum PON Pantai Ancol 2026 untuk Penguatan Ekonomi Jakarta | Inisiatif Bank BJB Meningkatkan Kesadaran Literasi Keuangan Melalui Bulan Dana Pensiun 2026 | Mendorong Pertumbuhan UMKM Melalui Waralaba di Surabaya
