Mensos siapkan antisipasi cegah perundungan di sekolah rakyat

oleh -76 Dilihat
oleh
Mensos siapkan antisipasi cegah perundungan di sekolah rakyat

Kota Semarang. Sekolah Rakyat Deli Serdang | Hal tersebut disampaikannya saat Dialog Penguatan dan Penjangkauan Sekolah Rakyat dan Perlindungan Sosial, di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kota Semarang. Selama memenuhi syarat, setelah dilakukan dialog dengan orang tuanya atau keluarganya, maka diteruskan untuk bisa sekolah di sekolah rakyat," kata Gus Ipul, sapaan akrab.

Keterangan yang tercatat menyebut Semarang ( ) – Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan antisipasi untuk mencegah terjadinya "bullying" atau perundungan di sekolah rakyat. Namun, kata dia, terhadap pelakunya yang masih anak-anak di bawah umur tidak bisa langsung dikeluarkan, dan kemungkinan mereka akan menjalani rehabilitasi. Wamenhan minta kadet Unhan bina siswa Sekolah Rakyat tanpa perundungan Karena itu, kata dia, latar belakang siswa di sekolah rakyat bermacam-macam, bahkan ada yang termasuk siswa rentak karena pernah menjadi korban kekerasan atau mungkin salah pergaulan di lingkungannya.

Data lain dalam laporan menunjukkan Ia mengatakan pihaknya juga sudah melakukan komunikasi dengan orang tua korban dan pelaku untuk mencari jalan keluar yang terbaik.

Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Ada beberapa pedoman buat para tenaga kependidikan di sekolah rakyat. Pedoman-pedomannya ada dan juga kita memiliki prosedur untuk mencegah beberapa hal yang kita anggap sebagai dosa besar di lingkungan pendidikan," katanya di Semarang, Sabtu malam. Dosa besar di dunia pendidikan yang dimaksudkannya adalah tidak boleh ada perundungan, tidak boleh ada kekerasan fisik dan seksual, serta tidak boleh ada intoleransi. Sekolah Rakyat Deli Serdang utamakan pendidikan karakter "Kalau itu dilakukan oleh tenaga kependidikan, misalnya dilakukan kepala sekolah, guru. Kalau ada bukti kita langsung berhentikan, dan sudah ada itu yang langsung kita lakukan," katanya.

Sebelumnya, siswa kelas 10 Sekolah Rakyat Kabupaten Pati diduga menjadi korban pengeroyokan oleh belasan temannya karena dituduh mengambil sabun cuci muka sehingga harus dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka-luka. Ia menjelaskan bahwa anak-anak yang bersekolah di sekolah rakyat bukan berbasis nilai melalui tes akademik, melainkan berbasis data dari keluarga tidak mampu. Jadi, dijangkau berbasis data. Maka di awal-awal pembelajaran atau MPLS itu itu masa-masa yang krusial di sekolah rakyat. Nah, wali asuh, wali asrama, kepala sekolah, dan guru ini berusaha untuk mencoba memberikan bimbingan dan pendampingan," katanya. Terkait kasus pengeroyokan antarsiswa di sekolah rakyat di Pati, ia mengaku pihaknya masih melakukan mitigasi berkomunikasi dengan berbagai pihak untuk mencarikan solusi terbaik. Itu sedang dimitigasi, mungkin ada kesalahpahaman atau mungkin ada hal-hal yang tidak terpantau oleh tenaga pendidikan di sana," katanya. Kita tidak akan juga membiarkan, tapi kita akan carikan solusi terbaik,dan ini menjadi bahan evaluasi buat kami juga. Tentu ini akan kita tangani dengan prosedur yang ada," katanya. Kemensos-BRIN sepakati hasil riset dukung operasional Sekolah Rakyat Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita .