Karhutla Melanda 10 Distrik di Merauke, 63 Hektare Lahan Terbakar

oleh -63 Dilihat
oleh
Karhutla Melanda 10 Distrik di Merauke, 63 Hektare Lahan Terbakar

Kabupaten Merauke | Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di 10 distrik di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam keterangannya, Minggu (11/10).

Keterangan yang tercatat menyebut Sepuluh distrik yang dilaporkan terdampak meliputi Kurik, Nokenjere, Sota, Tanah Miring, Eli Kobel, Muting, Subur, Ilwayab, Ngguti, dan Kaptel," kata Plt.

Data lain dalam laporan menunjukkan Berdasarkan pendataan sementara, luas lahan terbakar di sembilan lokasi yang telah dirinci mencapai sekitar 63 hektare. Rinciannya luas lahan terbakar di Kampung Harapan Makmur, Distrik Kurik mencapai sekitar 7 hektare. Kebakaran juga dilaporkan di Kampung Wakai, Distrik Subur, dengan luas sekitar 3 hektare; Kampung Wanam, Distrik Ilwayab, sekitar 9 hektare; Kampung Salam Epe, Distrik Ngguti, sekitar 7 hektare; serta Kampung Ihalik, Distrik Kaptel, sekitar 3 hektare.

Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Sementara luas lahan terbakar di Kampung Kondo, Distrik Nokenjere, masih dalam pendataan. Seluruh angka tersebut merupakan data sementara dan dapat berubah sesuai hasil pemutakhiran di lapangan," tutur Berton. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan," sambungnya. Adapun penanganan kebakaran di Kampung Wanam dan Kampung Salam Epe dilakukan oleh pihak perusahaan. Di sisi lain, kebakaran di Kampung Kondo, Distrik Nokenjere, Kampung Wakai, Distrik Subur, serta Kampung Ihalik, Distrik Kaptel, dilaporkan belum dapat ditangani karena lokasi yang jauh dan sulit dijangkau.

Sementara lokasi kebakaran mencakup Kampung Harapan Makmur, Kampung Kondo, Desa Sota, Desa Sarmayam Indah, Desa Bumun, Desa Set Agung, Kampung Wakai, Kampung Wanam, Kampung Salam Epe, dan Kampung Ihalik. Lalu di Desa Sota, Distrik Sota, dan Desa Sarmayam Indah, Distrik Tanah Miring, luas lahan terbakar masing-masing sekitar 5 hektare. Sementara itu, di Desa Bumun, Distrik Eli Kobel, luas lahan terbakar diperkirakan mencapai 20 hektare, sedangkan di Desa Set Agung, Distrik Muting, sekitar 4 hektare. Pada Sabtu (10/10), api di Kampung Harapan Makmur, Desa Sota, Desa Sarmayam Indah, dan Desa Bumun dilaporkan telah padam dan memasuki tahap pendinginan. Kemudian, untuk kebakaran di Desa Set Agung masih dalam penanganan. Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam upaya pengendalian api sehingga pemantauan dan koordinasi dengan pihak terkait perlu terus dilakukan. Hingga laporan diterima, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan akibat karhutla tersebut," ucap Berton.

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Bahaya Karhutla, TNI Kembali Laksanakan Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Kabupaten Sambas | Kunjungan Gibran: Perkuat Perlindungan Orangutan di Tengah Karhutla | Tanamkan Kepedulian Sejak Dini, Pelajar Antusias Terima Materi Karhutla dari Tim Penyuluh