Jakarta | Kericuhan dilaporkan terjadi di kawasan JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, lokasi yang menjadi tempat penyelenggaraan konser Andrea Bocelli. Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan situasi tegang di area tersebut. Dalam cuplikan itu, sebuah pagar tampak roboh, sementara sejumlah petugas kepolisian terlihat berhadapan dengan massa. Gambar-gambar tersebut kemudian memicu perhatian warganet dan menimbulkan berbagai pertanyaan mengenai kejadian di sekitar lokasi konser.
Video yang beredar disertai narasi bahwa massa yang tampak dalam rekaman merupakan kelompok yang dibawa Bahar bin Smith. Namun, narasi tersebut belum dapat diperlakukan sebagai fakta terkonfirmasi hanya berdasarkan unggahan video. Identitas orang-orang di dalam rekaman, latar belakang kedatangan mereka, serta pihak yang menggerakkan massa memerlukan verifikasi lebih lanjut. Tanpa keterangan resmi atau bukti pendukung yang dapat diperiksa, klaim dalam keterangan unggahan sebaiknya dibedakan dari hal-hal yang benar-benar terlihat dalam video.
Cuplikan yang beredar juga tidak dengan sendirinya menjelaskan kapan seluruh adegan direkam, apa yang terjadi sebelum pagar roboh, maupun bagaimana situasi berakhir. Video singkat dapat menunjukkan sebagian suasana, tetapi belum tentu memberikan konteks lengkap mengenai urutan kejadian. Karena itu, informasi mengenai kericuhan di JIExpo perlu dibaca secara cermat, terutama ketika disertai klaim mengenai kelompok atau tokoh tertentu. Pembaruan dari penyelenggara, kepolisian, dan pihak-pihak terkait dapat membantu memastikan kronologi serta menjelaskan kondisi di lapangan.
Peristiwa ini menjadi sorotan karena berlangsung di area yang berhubungan dengan konser musisi internasional Andrea Bocelli. Meski demikian, keberadaan konser sebagai latar lokasi tidak otomatis menjelaskan penyebab kericuhan ataupun kaitan insiden dan acara tersebut. Publik sebaiknya tidak menyimpulkan motif atau afiliasi massa hanya dari potongan rekaman. Mengutip sumber yang jelas, memeriksa waktu unggahan, dan menunggu konfirmasi dapat mengurangi risiko penyebaran informasi yang keliru. Hingga ada keterangan terverifikasi, hal yang dapat disampaikan dari rekaman itu terbatas pada pagar yang terlihat roboh dan petugas kepolisian yang tampak berhadapan dengan sejumlah orang di lokasi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menerangkan bahwa konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran dijadwalkan berlangsung pada Selasa (3/11/2026), pukul 19.00–23.00 WIB. Jadwal tersebut menjadi acuan untuk memahami urutan kegiatan di sekitar lokasi pada hari itu. Sebelum pertunjukan dimulai, sejumlah warga menyampaikan aspirasi terkait penyelenggaraan konser. Aksi penolakan itu berlangsung pada sore hari, sehingga terpisah beberapa jam dari jadwal konser. Keterangan mengenai waktu acara dan penyampaian aspirasi disampaikan Budi untuk menjelaskan kronologi kegiatan yang berlangsung di kawasan JIExpo Kemayoran.
Menurut Budi, sekitar pukul 15.30 hingga 16.00 WIB, sekitar 300 orang dari berbagai elemen masyarakat berkumpul untuk menyampaikan aspirasi. Mereka menyatakan penolakan terhadap konser tersebut. Jumlah peserta dan rentang waktu itu merupakan keterangan yang disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya. Penyampaian aspirasi berlangsung sebelum jadwal pertunjukan, yang direncanakan dimulai pukul 19.00 WIB. Dengan jarak waktu tersebut, aksi berlangsung pada sore hari, sedangkan konser dijadwalkan pada malam hari. Informasi ini menggambarkan dua rangkaian kegiatan pada hari yang sama, tanpa menyamakan waktu pelaksanaan aksi dengan waktu pertunjukan.
Budi juga menjelaskan bahwa kegiatan penyampaian aspirasi tersebut telah diberitahukan sebelumnya. Artinya, menurut keterangannya, pemberitahuan mengenai aksi sudah disampaikan sebelum kegiatan berlangsung. Keterangan itu memberikan konteks mengenai pelaksanaan aksi penolakan pada sore hari, selain informasi tentang jumlah peserta dan waktu kegiatan. Aksi melibatkan sekitar 300 orang dari elemen masyarakat dan ditujukan untuk menyampaikan penolakan terhadap konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran. Sementara itu, konser tetap tercatat dalam jadwal berlangsung pada pukul 19.00–23.00 WIB, Selasa (3/11/2026). Penjelasan Budi memuat waktu kedua kegiatan serta status pemberitahuan aksi, sebagai bagian dari kronologi yang disampaikan pihak kepolisian mengenai kegiatan di lokasi tersebut.
Menjelang pukul 18.00 WIB, kelompok massa lain tiba di sekitar lokasi untuk menyampaikan penolakan terhadap konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran. Kedatangan mereka menambah jumlah pihak yang berkumpul di tengah perhatian terhadap jalannya aksi. Menurut Budi, massa susulan tersebut datang dari sejumlah wilayah, yakni Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, serta Bogor. Informasi mengenai asal para peserta itu menggambarkan bahwa penolakan melibatkan orang-orang yang datang dari beberapa daerah, bukan hanya dari kawasan sekitar tempat konser.
Kehadiran kelompok tersebut berlangsung ketika situasi di lokasi telah menjadi perhatian aparat dan pengunjung. Sejumlah insiden sempat terjadi selama rangkaian aksi, meskipun keterangan yang tersedia tidak merinci secara pasti bentuk maupun urutan setiap kejadian. Karena itu, kronologi kedatangan massa dan munculnya insiden perlu disampaikan secara hati-hati, tanpa menarik kesimpulan mengenai siapa yang memulai atau menjadi penyebab kericuhan. Tidak terdapat kepastian dari sumber yang ada untuk menetapkan tanggung jawab kepada kelompok tertentu.
Polisi menyatakan situasi pada akhirnya berhasil dikendalikan. Pernyataan itu menunjukkan bahwa aparat menilai keadaan di lokasi dapat ditangani, meski sebelumnya sempat muncul insiden di tengah penyampaian penolakan. Dengan demikian, kedatangan massa dari Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Bogor menjadi bagian penting dari perkembangan aksi menjelang malam, sementara rincian tentang pemicu kejadian tetap belum dapat dipastikan. Pemisahan informasi yang disampaikan Budi, keterangan polisi mengenai pengendalian situasi, dan hal-hal yang belum jelas diperlukan agar laporan tetap berimbang. Sejauh informasi yang tersedia, tidak tepat mengaitkan insiden tersebut secara sepihak dengan satu kelompok atau menyimpulkan adanya motif lain di luar penolakan terhadap konser. Perkembangan ini mencatat bertambahnya peserta aksi dan adanya kejadian yang sempat berlangsung, tanpa mengabaikan bahwa situasi kemudian dinyatakan terkendali oleh kepolisian.
Budi mengatakan bahwa tidak ada orang yang diamankan oleh petugas setelah kericuhan terjadi dalam aksi penolakan konser Andrea Bocelli di kawasan JIExpo Kemayoran. Menurut dia, keterangan tersebut merujuk pada situasi penanganan di lokasi setelah insiden berlangsung. Aparat tidak membawa siapa pun untuk menjalani pemeriksaan atau penahanan. Pernyataan itu disampaikan untuk menjelaskan tindak lanjut kepolisian atas keributan yang mewarnai kegiatan tersebut. Meski demikian, petugas tetap melakukan penanganan terhadap orang-orang yang membutuhkan bantuan, termasuk memberikan perhatian medis kepada pihak yang mengalami luka.
Budi menyebut Bahar bin Smith berada di lokasi ketika kericuhan berlangsung dan mengalami luka. Ia menjelaskan bahwa luka tersebut disebut berasal dari lemparan kelompoknya sendiri. Keterangan itu disampaikan sebagai penjelasan mengenai kondisi Bahar setelah insiden, bukan sebagai informasi tentang adanya penangkapan. Seusai mengalami luka, Bahar mendapat penanganan dari petugas kedokteran dan kesehatan kepolisian. Petugas memberikan bantuan sesuai kebutuhan di tengah upaya mengendalikan situasi di sekitar area kegiatan. Budi tidak menyebutkan rincian lebih lanjut mengenai tingkat luka maupun tindakan medis yang diberikan.
Di tengah kondisi tersebut, petugas juga memastikan proses pemindahan orang-orang dari lokasi berlangsung dengan aman. Penonton, tamu undangan, serta artis dievakuasi dari area kegiatan tanpa dilaporkan mengalami hambatan yang membahayakan keselamatan mereka. Evakuasi dilakukan sebagai bagian dari langkah penanganan setelah kericuhan, sekaligus untuk mengurangi kepadatan di sekitar tempat acara. Budi menyatakan seluruh kelompok tersebut dapat meninggalkan lokasi dengan aman. Keterangan ini mencakup para penonton yang datang untuk menyaksikan konser, tamu yang diundang, dan artis yang terlibat dalam acara.
Budi mengakui bahwa kemacetan sempat terjadi ketika.
378 kunjungan






