Polres Probolinggo Gelar Operasi Ketupat Semeru 2025 untuk Amankan Arus Mudik Lebaran

oleh -2107 Dilihat

Probolinggo, – Dalam rangka memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik serta perayaan Idul Fitri 1446 H, Kepolisian Resor (Polres) Probolinggo menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2025. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Mapolres Probolinggo pada Kamis (20/3/2025) ini dipimpin langsung oleh Bupati Probolinggo, Gus dr. Mohammad Haris, didampingi Kapolres Probolinggo, AKBP Wisnu Wardana.

Apel ini turut dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Probolinggo, pejabat utama Polres Probolinggo, serta para Kapolsek jajaran. Pasukan yang mengikuti apel terdiri dari personel Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kesehatan (Dinkes), Senkom, BPBD, Orari, dan Pramuka Kabupaten Probolinggo.

Simbol Dimulainya Operasi Ketupat Semeru 2025

Apel dimulai dengan pemeriksaan pasukan oleh pimpinan apel, dilanjutkan dengan penyematan pita tanda dimulainya Operasi Ketupat Semeru 2025 kepada tiga perwakilan dari TNI, Polri, dan Dinas Perhubungan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Probolinggo membacakan amanat Kapolri yang menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana (sarpras) guna menciptakan mudik yang aman dan nyaman.

“Apel gelar pasukan ini adalah bentuk komitmen kita dalam menjaga keamanan selama arus mudik dan balik Lebaran. Operasi Ketupat 2025 bertujuan untuk memastikan perayaan Idul Fitri berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar,” ujar Gus Haris saat membacakan amanat Kapolri.

Pemerintah memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 28 hingga 30 Maret 2025, sedangkan puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 5 hingga 7 April 2025. Oleh karena itu, Polri bersama TNI dan stakeholder terkait akan menggelar Operasi Ketupat 2025 dengan tagline “Mudik Aman, Keluarga Nyaman”, yang berlangsung pada 23 Maret – 8 April 2025 untuk delapan Polda prioritas dan 26 Maret – 8 April 2025 untuk 28 Polda lainnya.

Dukungan Regulasi dan Pengamanan Jalur Mudik

Untuk mendukung kelancaran operasi ini, pemerintah telah menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang mengatur berbagai aspek pengamanan mudik, antara lain:

  1. Pembatasan operasional angkutan barang guna mengurangi kepadatan lalu lintas.
  2. Rekayasa lalu lintas di jalur-jalur rawan macet dan kecelakaan.
  3. Pengaturan penyeberangan laut untuk menghindari antrean panjang di pelabuhan.
  4. Penghentian sementara proyek konstruksi yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas.
  5. Pengalihfungsian jembatan timbang menjadi rest area bagi pemudik.

“Seluruh personel diharapkan mematuhi dan mensosialisasikan regulasi ini kepada masyarakat agar mudik tahun ini berjalan lancar,” tegas Gus Haris.

Kapolres Probolinggo: Operasi Ketupat Menjamin Keamanan Masyarakat

Kapolres Probolinggo, AKBP Wisnu Wardana, menegaskan bahwa Operasi Ketupat 2025 tidak hanya berfokus pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga menjaga keamanan pemukiman warga yang ditinggalkan saat mudik.

“Operasi ini bertujuan untuk memastikan masyarakat bisa merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman. Selain mengamankan arus mudik dan balik, kami juga memastikan bahwa rumah-rumah yang ditinggalkan tetap dalam kondisi aman,” ungkap AKBP Wisnu.

Polres Probolinggo telah menyiapkan enam pos pengamanan selama periode mudik Lebaran 2025, yakni:

  • Empat Pos Pengamanan di Pintu Keluar Tol Leces, Gending, Kraksaan, dan Paiton.
  • Dua Pos Pantau di Pintu Masuk Bromo dan Bremi.

“Pos-pos ini akan menjadi titik pengawasan utama guna memastikan kenyamanan dan keamanan pemudik maupun wisatawan yang berkunjung ke wilayah Probolinggo,” tambahnya.

Dengan kesiapan personel dan dukungan berbagai pihak, diharapkan Operasi Ketupat Semeru 2025 dapat berjalan dengan lancar, sehingga masyarakat bisa menikmati perjalanan mudik dengan aman dan nyaman.

Sumber: Humas Polres Probolinggo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *