Kerangka Kerja Scale: Langkah Baru Telkom dalam Transformasi Digital

oleh -55 Dilihat
oleh
Membangun Masa Depan Digital: Inisiatif Scale dari Telkom Indonesia

JAKARTA, DKI JAKARTA — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 24 September 2026, Telkom Indonesia (Persero) Tbk baru-baru ini mengumumkan peluncuran kerangka kerja inovatif yang dinamakan Scale. Kerangka kerja ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi operasional serta memperbaiki tata kelola teknologi di seluruh entitas dalam Telkom Group. Selama beberapa tahun terakhir, Telkom telah menyadari perlunya menyesuaikan pendekatan pengelolaan teknologi informasi yang lebih modern dan responsif terhadap dinamika pasar.

Scale berfungsi sebagai landasan strategis dalam transformasi digital Telkom, dengan tujuan utama untuk mengurangi tumpang tindih dalam struktur dan proses. Dengan implementasi kerangka kerja ini, diharapkan ada peningkatan yang signifikan dalam produktivitas dan efisiensi di masing-masing unit bisnis. Dalam praktiknya, Scale akan mencakup sejumlah inisiatif yang mendorong kolaborasi departemen, sehingga mendukung penciptaan solusi teknologi yang lebih efektif.

Salah satu aspek penting dari kerangka kerja Scale adalah peningkatan interoperabilitas sistem yang ada. Ini berarti bahwa berbagai platform dan aplikasi yang digunakan oleh Telkom Group akan saling terintegrasi dengan lebih baik, memungkinkan pertukaran data yang lebih lancar dan pengambilan keputusan yang lebih cepat. Dalam proses transformasi digital ini, Telkom berkomitmen untuk memanfaatkan teknologi terbaru, termasuk kecerdasan buatan dan analitik data besar, yang dapat mempercepat proses inovasi.

Secara keseluruhan, peluncuran kerangka kerja Scale oleh Telkom Indonesia adalah langkah signifikan yang mencerminkan komitmen perusahaan untuk tetap relevan dalam era digital. Dengan mengoptimalkan tata kelola teknologi melalui kerangka ini, Telkom tidak hanya meningkatkan efisiensi tetapi juga dapat memenuhi harapan pelanggan yang semakin tinggi akan layanan yang cepat dan responsif. Transformasi ini diharapkan akan melahirkan peluang baru serta memperkuat posisi Telkom di pasar yang sangat kompetitif.

Implementasi framework Scale oleh Telkom bertujuan untuk memperkuat posisinya sebagai strategic holding yang dapat mengelola arsitektur teknologi secara efektif. Dalam era transformasi digital ini, penting bagi perusahaan untuk memiliki arsitektur yang terintegrasi dan selaras dengan semua unit bisnis di dalam grup. Dengan demikian, Scale tidak hanya berfungsi sebagai kerangka kerja teknis, tetapi juga sebagai panduan strategis yang dapat membantu dalam memastikan standar keamanan dan kepatuhan di seluruh perusahaan.

Salah satu tujuan utama dari program ini adalah untuk menghubungkan kapabilitas yang sebelumnya terpisah di berbagai unit. Dengan mengintegrasikan sumber daya dan kemampuannya, Telkom berharap dapat menciptakan sinergi yang lebih baik entitas yang bergabung dalam grup. Hal ini diharapkan akan meningkatkan efisiensi operasional dan mempercepat proses inovasi, sehingga dapat merespon kebutuhan pasar dengan lebih cepat dan tepat.

Manfaat lain dari implementasi Scale adalah optimisasi cara kerja secara keseluruhan. Dalam struktur organisasi yang lebih efisien, perusahaan dapat memanfaatkan teknologi digital lebih efektif untuk mendukung operasional sehari-hari. Dengan memanfaatkan data dan analitik yang lebih baik, pengambilan keputusan dapat dilakukan lebih cepat dan didasarkan pada informasi yang akurat, bukan asumsi. Dengan peningkatan ini, Telkom dapat menjaga daya saingnya di tengah perubahan yang cepat dalam industri teknologi.

Lebih jauh lagi, dengan adanya framework Scale, Telkom juga dapat meningkatkan kapabilitasnya dalam hal pemantauan dan penanganan risiko. Dengan standar keamanan yang lebih ketat dan kepatuhan yang terjaga, risiko yang terkait dengan keamanan data dan privasi pelanggan dapat diminimalkan. Dengan demikian, implementasi Scale bukan hanya sekadar langkah strategis, tetapi juga merupakan komitmen Telkom untuk menjaga integritas dan kepercayaan pelanggan.

Nama Scale yang diusung oleh Telkom ini merupakan akronim dari lima pilar strategis yang diharapkan dapat mendukung transformasi digital yang lebih efektif dan efisien. Setiap pilar di dalam kerangka kerja ini memiliki fokus dan tujuan yang berbeda namun saling berkaitan untuk mencapai hasil yang lebih baik dalam proses transformasiasi.

Pilar pertama adalah peningkatan inovasi dan adopsi teknologi. Di sini, Telkom akan berupaya untuk terus berinovasi dalam pengembangan produk dan layanan, sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Ini mencakup penguatan dalam pemanfaatan teknologi-teknologi terbaru dan tren digitalisasi yang sedang berkembang. Dengan demikian, Telkom akan bersiap menghadapi tantangan dan peluang di era digital.

Pilar kedua adalah integrasi data dan analisis. Telkom berkomitmen untuk memperkuat pengolahan dan analisis data guna menghasilkan wawasan yang lebih mendalam. Melalui penggunaan big data dan analitik, perusahaan berusaha untuk memahami perilaku pelanggan dan pasar dengan lebih baik, sehingga pengambilan keputusan dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat.

Pilar ketiga berfokus pada peningkatan infrastruktur. Telkom menyadari pentingnya memiliki infrastruktur teknologi informasi yang kuat dan aman. Dengan mengupgrade sistem dan jaringan yang ada, serta berinvestasi dalam teknologi cloud, Telkom berusaha untuk meningkatkan ketahanan dan keandalan layanan yang diberikan kepada pelanggan.

Pilar keempat adalah pengembangan sumber daya manusia. Dalam rangka mendukung transformasi digital, Telkom berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan karyawan. Melalui berbagai program pelatihan dan pengembangan, perusahaan ingin memastikan bahwa sumber daya manusia yang ada dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan yang terjadi di industri.

Pilar terakhir, yaitu kolaborasi strategis, menekankan pentingnya kerja sama dengan berbagai pihak, baik itu dengan institusi pendidikan, start-up, maupun lembaga penelitian. Dengan menjalin kemitraan ini, Telkom berharap dapat memperluas jaringan inovasi dan menciptakan ekosistem yang sehat untuk pengembangan teknologi.

Untuk memastikan eksekusi dari pilar-pilar tersebut, Telkom membagi inisiatif ini dalam 13 program operasional utama. Beberapa program ini mencakup pembentukan pusat keunggulan AI, peningkatan model operasi cybersecurity, serta transformasi sistem cloud. Melalui langkah-langkah ini, Telkom menegaskan komitmennya dalam menjalani transformasi digital untuk mencapai visi dan misinya di masa depan.

Proyek Scale yang diluncurkan oleh Telkom mencakup penerapan sistem shared services, yang menjadi salah satu fitur unggulan dalam transformasi digital perusahaan. Sistem ini bertujuan untuk mengintegrasikan beberapa fungsi pendukung untuk anak perusahaan Telkom dalam satu platform yang terpusat. Melalui pengimplementasian shared services, Telkom berharap dapat mencapai tidak hanya efisiensi biaya, tetapi juga peningkatan kualitas layanan yang diberikan kepada pelanggan.

Menerapkan shared services memungkinkan setiap unit bisnis di dalam Telkom untuk memanfaatkan infrastruktur dan standar keamanan yang sama. Dengan berbagi infrastruktur dan sistem keamanan, biaya investasi awal untuk setiap anak perusahaan dapat berkurang secara signifikan. Misalnya, daripada setiap unit harus mengembangkan sistem teknologinya sendiri dengan biaya yang bervariasi, mereka dapat menggunakan layanan yang sudah ada dan terstandarisasi. Ini tidak hanya menghemat anggaran, tetapi juga mempercepat waktu implementasi teknologi baru.

Selain penghematan biaya, penggunaan sistem shared services juga berkontribusi pada konsistensi dalam pengelolaan data dan keamanan informasi antar unit bisnis. Setiap anak perusahaan dapat beroperasi dengan efisiensi yang lebih baik, karena mereka tidak lagi terjebak dalam silo informasi yang terpisah. Hal ini memungkinkan komunikasi yang lebih baik dan kolaborasi di seluruh organisasi, yang pada gilirannya menghasilkan layanan yang lebih cepat dan responsif bagi pelanggan.

Di samping itu, sistem ini juga memberikan dukungan untuk kebijakan keberlanjutan dan inovasi dalam operasional Telkom. Dengan memiliki sistem yang terintegrasi, Telkom dapat lebih mudah menerapkan pembaruan teknologi dan memenuhi tuntutan pasar yang berubah cepat, tanpa harus melakukan investasi berulang yang besar pada masing-masing unit. Hal ini menjadikan shared services sebagai pilar penting dalam pendekatan Telkom terhadap efisiensi operasional dan penyesuaian terhadap perkembangan digital yang pesat.