Dukungan Pemulihan Warga Terdampak Gempa di Manggarai Timur Diperkuat TP PKK dan TP Posyandu

oleh -122 Dilihat
oleh
Dukungan Pemulihan Warga Terdampak Gempa di Manggarai Timur Diperkuat TP PKK dan TP Posyandu

Kabupaten Manggarai Timur | Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) serta Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (TP Posyandu) pusat hadir memberikan dukungan langsung kepada warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, 8 Oktober 2026, di Dusun Wae Ciu, Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara.

Kehadiran kedua organisasi itu diwujudkan melalui penyaluran bantuan bagi masyarakat yang sedang menjalani masa pemulihan setelah bencana. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga sekaligus menunjang keberlanjutan kehidupan masyarakat di wilayah terdampak. Penyaluran secara langsung menjadi bentuk perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada warga di tengah proses pemulihan yang sedang berlangsung.

Dukungan TP PKK dan TP Posyandu pusat juga menunjukkan peran organisasi dalam mendampingi masyarakat pada situasi pascabencana. Melalui kegiatan di Satar Padut, bantuan disampaikan secara dekat kepada warga sehingga kehadiran lembaga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat dukungan sosial bagi warga terdampak gempa, terutama dalam memenuhi kebutuhan selama masa pemulihan.

Kegiatan tersebut menegaskan bahwa pemulihan masyarakat tidak hanya memerlukan bantuan, tetapi juga kehadiran dan pendampingan dari berbagai unsur. TP PKK dan TP Posyandu pusat hadir bersama warga untuk memberikan dukungan yang relevan dengan kebutuhan mereka. Penyaluran bantuan di Dusun Wae Ciu menjadi wujud nyata perhatian terhadap masyarakat Desa Satar Padut serta komitmen untuk membantu warga melanjutkan kehidupan setelah bencana.

Bantuan yang disalurkan kepada masyarakat terdampak gempa di Manggarai Timur mencakup kebutuhan pangan, perlengkapan rumah tangga, perlengkapan pribadi, kebutuhan anak, serta dukungan untuk perempuan dan keluarga. Seluruh bantuan dihimpun dan disajikan berdasarkan jenis serta jumlahnya agar pendataan dan penyaluran dapat dilakukan secara tertib.

Untuk memenuhi kebutuhan pangan pokok, tersedia 68 paket sembako. Setiap paket berisi beras, gula, minyak goreng, dan sarden. Selain itu, disalurkan pula 30 dus air mineral, satu dus Promina Snack Rice rasa blueberry, satu dus Promina Snack Rice rasa banana, 19 dus susu Indomilk cokelat, 33 dus susu Ultramilk Tango, delapan dus susu UHT cokelat, dan 10 dus biskuit Roma Sari Kelapa. Dukungan makanan ringan anak juga diberikan dalam bentuk 100 paket makanan ringan anak.

Kebutuhan istirahat dan perlengkapan pribadi dipenuhi melalui 65 selimut dan 67 handuk. Bantuan perlengkapan mandi berjumlah 70 paket, yang masing-masing berupa sabun batang, pasta gigi, dan sikat gigi. Untuk mendukung kebutuhan warga dewasa, turut disalurkan 136 pasang kaos kaki dewasa serta 70 topi kupluk.

Anak-anak menerima 163 paket perlengkapan sekolah. Setiap paket terdiri atas satu tas, dua buku, dua bolpoin, dan satu tipeks. Sementara itu, kebutuhan perempuan didukung melalui tujuh dus pembalut perempuan. Rincian tersebut mencakup seluruh bantuan yang disalurkan, termasuk jumlah, satuan, dan isi setiap paket, sehingga penerima manfaat dapat memperoleh dukungan sesuai kebutuhan pascagempa.

Safriati Safrizal hadir mewakili Ketua Umum TP Posyandu dan TP PKK, Tri Tito Karnavian. Ia merupakan Pelaksana Tugas Sekretaris Umum TP Posyandu Pusat sekaligus Ketua Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan TP PKK Pusat. Dalam kesempatan tersebut, Safriati menyampaikan bahwa pemulihan masyarakat setelah bencana gempa perlu dipahami secara menyeluruh. Pemulihan tidak hanya berkaitan dengan perbaikan kondisi fisik lingkungan, rumah, atau fasilitas yang terdampak, tetapi juga mencakup penguatan ketahanan keluarga serta pemenuhan layanan dasar bagi warga.

Menurut Safriati, bantuan yang disalurkan merupakan kontribusi nyata sekaligus wujud kepedulian dan kebersamaan untuk masyarakat terdampak. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu warga melewati masa pemulihan dengan lebih kuat, terutama keluarga yang menghadapi keterbatasan akses dan kebutuhan khusus setelah bencana. Pendekatan yang berorientasi pada keluarga menjadi penting agar proses pemulihan tidak berhenti pada bantuan awal, melainkan berlanjut melalui pendampingan dan pelayanan yang berkesinambungan.

TP PKK memiliki peran melalui 10 program pokok PKK, termasuk bidang kesehatan, pendidikan, pengelolaan keluarga, serta pemberdayaan masyarakat. Sementara itu, TP Posyandu mendukung pemenuhan enam bidang layanan dasar sesuai Standar Pelayanan Minimal. Peran tersebut mencakup penguatan layanan yang dekat dengan masyarakat sehingga kebutuhan warga dapat diidentifikasi dan ditangani secara lebih cepat, terarah, dan berkelanjutan.

Safriati mengajak pengurus dan kader TP PKK serta TP Posyandu Desa Satar Padut untuk terus mendampingi warga terdampak. Kader diharapkan memberikan edukasi kesehatan, menjaga komunikasi dengan keluarga, dan memastikan layanan Posyandu tetap berjalan. Perhatian khusus perlu diberikan kepada kelompok rentan, termasuk anak-anak, ibu, lanjut usia, dan warga yang memerlukan dukungan lebih besar selama proses pemulihan berlangsung.

Kehadiran kader di tengah masyarakat diharapkan terus menjadi sumber kekuatan dan harapan bagi keluarga yang terdampak bencana. Dalam situasi sulit, perhatian, pendampingan, dan kepedulian yang diberikan secara berkelanjutan dapat membantu warga merasa tidak menghadapi tantangan sendirian. Kader TP PKK dan TP Posyandu memiliki peran penting untuk menjaga hubungan dengan keluarga, mendengarkan kebutuhan mereka, serta menyampaikan dukungan yang diperlukan sesuai kondisi di lapangan.

Safriati menyampaikan keyakinannya bahwa dukungan dari berbagai pihak dapat membantu Desa Satar Padut, Kabupaten Manggarai Timur, dan Nusa Tenggara Timur melewati masa pemulihan dengan lebih cepat serta bangkit lebih kuat. Kebersamaan pemerintah, organisasi kemasyarakatan, kader, dan masyarakat menjadi modal penting untuk terus menguatkan keluarga yang terdampak. Menurutnya, kepedulian yang hadir secara nyata dapat menumbuhkan semangat dan menjaga harapan warga dalam menghadapi bencana.

Safriati juga menyampaikan doa bagi seluruh warga agar diberikan kekuatan, ketabahan, kesehatan, dan perlindungan dalam melewati bencana tersebut. Ia berharap keluarga terdampak senantiasa memperoleh pendampingan dan dukungan selama menjalani proses yang tidak mudah, sementara para kader tetap mampu hadir dengan kepedulian serta semangat pengabdian di tengah masyarakat.

Kunjungan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi NTT Mindriyati Astiningsih, Ketua TP PKK Kabupaten Manggarai Timur Theresia Wisang, serta pengurus dan kader TP Posyandu dan TP PKK Provinsi NTT dan Kabupaten Manggarai Timur. Hadir pula pengurus dan kader TP Posyandu serta TP PKK Desa Compang Cibal, bersama perwakilan Posyandu di Kabupaten Manggarai Timur. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan perhatian bersama terhadap warga dan keluarga yang terdampak bencana di wilayah tersebut.