Jakarta | Rencana pernikahan Putri Una Astari Thamrin, yang dikenal sebagai DJ Una, dengan Andi Agum Djollo dipastikan batal terlaksana. Keduanya sepakat mengakhiri rencana menuju pernikahan setelah sebelumnya sempat bertunangan. Keputusan tersebut menandai berakhirnya hubungan yang sempat menjadi perhatian publik.
DJ Una dan Andi Agum sebelumnya diketahui telah menjalin hubungan dan membawa hubungan tersebut ke tahap pertunangan. Status itu membuat rencana pernikahan keduanya menjadi kabar yang dinantikan. Namun, rencana tersebut kini tidak berlanjut, seiring berakhirnya hubungan mereka.
Kabar pembatalan ini disampaikan sebagai perubahan dari rencana yang sebelumnya telah dipersiapkan. Dengan kesepakatan untuk mengakhiri rencana pernikahan, DJ Una dan Andi Agum tidak lagi melanjutkan proses menuju jenjang tersebut. Pernyataan mengenai berakhirnya hubungan itu menjadi inti kabar terbaru tentang pasangan ini.
Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai hal-hal lain di balik keputusan tersebut. Karena itu, informasi yang dapat dipastikan adalah rencana pernikahan mereka batal dan hubungan keduanya telah berakhir. DJ Una, yang dikenal sebagai figur publik di dunia hiburan, sebelumnya sempat menjalani hubungan dengan Andi Agum hingga mencapai tahap pertunangan.
DJ Una dan Andi Agum menggelar acara pertunangan secara khidmat di kawasan Depok, Jawa Barat, pada 26 Juni 2026. Momen tersebut menjadi penanda keseriusan hubungan keduanya setelah menjalani kedekatan selama beberapa bulan. Acara berlangsung dalam suasana hangat dan intim, dengan kehadiran keluarga serta orang-orang terdekat yang turut memberikan dukungan kepada pasangan tersebut.
Dalam rangkaian acara itu, DJ Una dan Andi Agum menyampaikan komitmen untuk melangkah ke tahap yang lebih serius. Pertunangan tersebut sebelumnya dipandang sebagai bagian dari rencana mereka untuk membangun kehidupan bersama. Keduanya memilih menjalani prosesi secara sederhana, tetapi tetap sarat makna, sehingga momen itu menjadi kenangan penting dalam perjalanan hubungan mereka.
DJ Una, yang saat itu berusia 38 tahun, mengungkapkan bahwa keputusan menerima pinangan Andi Agum tidak terlepas dari rasa cocok yang muncul sejak awal perkenalan. Menurutnya, komunikasi dan interaksi yang terjalin sejak pertama kali bertemu membuat hubungan tersebut terasa mudah dijalani. Ia merasa menemukan kecocokan yang tidak perlu dipaksakan, sehingga proses untuk saling mengenal dapat berlangsung secara alami.
Perasaan “klik” sejak awal menjadi salah satu alasan DJ Una menerima pinangan tersebut dengan relatif cepat. Ia menilai kesamaan cara pandang dan kenyamanan ketika berkomunikasi merupakan dasar penting dalam membangun hubungan. Bagi DJ Una, kecocokan itu membuatnya yakin bahwa Andi Agum adalah sosok yang dapat diajak berbagi berbagai hal, termasuk membicarakan rencana masa depan. Karena itu, pertunangan di Depok tidak hanya menjadi seremoni keluarga, tetapi juga merefleksikan keyakinan keduanya terhadap arah hubungan yang sedang mereka jalani. Setelah kabar pertunangan tersebut muncul, perjalanan hubungan DJ Una dan Andi Agum terus menjadi perhatian publik, terutama karena keduanya sebelumnya memperlihatkan kedekatan dalam waktu yang tergolong singkat.
Kabar mengenai berakhirnya hubungan DJ Una dan Andi Agum mulai ramai dibicarakan setelah DJ Una diketahui menghapus seluruh foto prosesi lamaran dari akun media sosial pribadinya. Foto-foto tersebut sebelumnya menjadi bagian dari unggahan yang memperlihatkan momen penting dalam hubungan keduanya, sehingga perubahan pada tampilan akun tersebut menarik perhatian publik. Penghapusan itu kemudian menjadi tanda yang banyak diperhatikan oleh pengguna media sosial, terutama mereka yang mengikuti perjalanan hubungan DJ Una dan Andi Agum.
Perbincangan berkembang setelah tidak lagi terlihat dokumentasi prosesi lamaran di akun pribadi DJ Una. Sejumlah pengikut mulai mengamati perubahan tersebut dan mengaitkannya dengan kabar bahwa rencana pernikahan keduanya tidak lagi dilanjutkan. Namun, penghapusan foto itu ditempatkan sebagai konteks awal yang mendahului adanya konfirmasi mengenai berakhirnya rencana pernikahan, bukan sebagai penjelasan tersendiri mengenai keputusan tersebut.
Sebelum konfirmasi pembatalan pernikahan disampaikan, hilangnya foto-foto lamaran menjadi perhatian utama dalam pembicaraan publik. Informasi tersebut membuat kabar tentang perubahan status hubungan DJ Una dan Andi Agum semakin ramai diperbincangkan. Setelah itu, muncul konfirmasi bahwa rencana pernikahan yang sebelumnya dikaitkan dengan keduanya telah berakhir. Dengan demikian, penghapusan dokumentasi prosesi lamaran menjadi momen yang mendahului pemberitaan mengenai kesepakatan untuk mengakhiri rencana pernikahan mereka.
DJ Una membantah tegas isu orang ketiga yang muncul setelah kabar mengenai berakhirnya rencana pernikahannya dengan Andi Agum beredar. Ia menegaskan bahwa tidak ada pihak lain yang menjadi penyebab keputusan tersebut. Pernyataan itu disampaikan ketika DJ Una ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 12 Oktober 2026. Penjelasan tersebut sekaligus meluruskan dugaan yang berkembang di tengah perhatian publik terhadap hubungan keduanya.
Menurut DJ Una, pembatalan pernikahan bukanlah keputusan sepihak. Ia dan Andi Agum telah membicarakan persoalan tersebut secara matang, kemudian sepakat mengakhiri hubungan dengan cara yang baik-baik. Meski demikian, DJ Una tidak merinci pemicu ketidakcocokan di mereka. Ia memilih untuk tidak membuka persoalan pribadi secara lebih jauh dan menghormati proses yang telah dijalani bersama.
DJ Una menyampaikan bahwa hubungan tersebut berkaitan dengan keputusan seumur hidup sehingga tidak dapat diputuskan secara terburu-buru. Pertimbangan yang diambil juga berlangsung panjang, terlebih dirinya telah memiliki seorang anak. Kondisi itu membuat setiap keputusan mengenai pasangan dan masa depan perlu dipikirkan dengan penuh tanggung jawab, bukan hanya berdasarkan keadaan sesaat.
Walaupun rencana pernikahan berakhir dan hubungan mereka tidak dilanjutkan, DJ Una menyebut komunikasi yang baik tetap dapat dijaga. Keduanya masih berupaya mempertahankan silaturahmi setelah mencapai kesepakatan tersebut. Sikap ini menunjukkan bahwa perpisahan tidak harus diikuti perselisihan atau saling menyalahkan. Dengan membantah isu orang ketiga dan menjelaskan bahwa keputusan dibuat bersama, DJ Una berharap publik memahami persoalan itu secara lebih proporsional serta menghormati privasi masing-masing.

