Inisiatif Transformasi Digital Telkom Siapkan Langkah Strategis

oleh -85 Dilihat
oleh

JAKARTA, DKI JAKARTA — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 18 September 2026, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk telah meluncurkan inisiatif baru yang dinamakan Scale, yang dirancang untuk mendukung transformasi digital secara menyeluruh di dalam perusahaan. Scale merupakan kerangka kerja strategis yang berfokus pada efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan teknologi, dengan tujuan utama mengoptimalkan proses dan sistem yang ada di seluruh entitas TelkomGroup. Inisiatif ini dilakukan sebagai respons terhadap kebutuhan untuk menyesuaikan diri dengan dinamika pasar yang cepat berubah dan permintaan yang meningkat terhadap solusi digital.

Transformasi digital di era modern memerlukan pendekatan yang holistik, dan Scale tampil sebagai jawaban untuk tantangan ini. Melalui kerangka kerja ini, Telkom berkomitmen untuk mengurangi redundansi yang ada dalam berbagai investasi teknologi di seluruh grup, sehingga dapat menciptakan sinergi yang lebih baik unit-unit yang ada. Dengan langkah ini, diharapkan bahwa Telkom akan dapat meningkatkan nilai tambah bagi para pelanggan dan pemangku kepentingan, sekaligus memperkuat posisi perusahaan dalam ekosistem digital global.

Di dalam peluncuran Scale, PT Telkom Indonesia menunjukkan visinya untuk menjadi pemimpin di bidang teknologi informasi dan komunikasi di region Asia Tenggara. Kerangka kerja ini bukan hanya sekadar alat manajerial, tetapi juga mencerminkan semangat inovasi yang terus menerus di dalam perusahaan. Dengan memfokuskan pada integrasi dan kolaborasi antar unit bisnis, Scale bertujuan untuk menciptakan solusi yang lebih terjaga dan berkelanjutan, mendukung kecepatan pengambilan keputusan dan inovasi di masa depan. Dengan demikian, peluncuran Scale ini menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan transformasi digital PT Telkom dan langkah strategis dalam menghadapi tantangan masa depan.Visi dan Misi ScaleInisiatif Scale yang diluncurkan oleh Telkom bertujuan untuk memperkuat strategi digital mereka dalam menghadapi tantangan industri yang semakin kompleks. Visi dari Scale adalah membangun sebuah ekosistem yang otonom dan adaptif, di mana semua unit bisnis terintegrasi dengan teknologi canggih yang mendukung efisiensi dan produktivitas. Dalam kerangka ini, Telkom berusaha untuk tidak hanya mengadopsi peralatan modern, tetapi juga untuk menggali potensi otomatisasi yang dapat meminimalkan beban kerja manual dan mengoptimalkan proses bisnis.

Dengan visi ini, Scale mengedepankan tujuan untuk menyelaraskan operasi induk perusahaan dengan anak perusahaannya. Hal ini penting agar seluruh komponen organisasi dapat berfungsi secara sinergis, sehingga mengurangi inkonsistensi dan meningkatkan kolaborasi antar divisi. Dengan menerapkan pendekatan yang terintegrasi, Telkom berharap untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih kohesif, di mana setiap pemangku kepentingan memiliki akses yang lebih baik terhadap informasi dan sumber daya yang diperlukan.

Misi dari Scale meliputi pengembangan dan penerapan solusi digital yang membawa manfaat langsung bagi bisnis dan pelanggan. Automatisasi, yang menjadi salah satu fokus utama, diharapkan dapat menghadirkan efisiensi dalam operasional sehari-hari. Melalui inisiatif ini, Telkom ingin memastikan bahwa semua sistem, baik yang baru maupun yang sudah ada, dapat beroperasi dengan lebih baik dan lebih cepat. Proses digital yang tepat sasaran tidak hanya akan meningkatkan kepuasan pelanggan, tetapi juga memberikan keunggulan kompetitif yang signifikan.

Secara keseluruhan, visi dan misi Scale adalah untuk menjadikan Telkom sebagai pelopor dalam transformasi digital di sektor telekomunikasi, dengan memanfaatkan teknologi yang tepat demi menciptakan nilai tambah bagi seluruh ekosistem yang ada.

Nama Scale, sebuah akronim yang menggambarkan lima pilar strategis, merupakan kerangka kerja yang dirancang oleh Telkom dalam rangka mencapai tujuan transformasi digital. Lima pilar ini adalah Sinergi, Kecerdasan, Aksesibilitas, Layanan, dan Ekosistem. Setiap pilar berfungsi sebagai panduan untuk mengembangkan berbagai inisiatif dan program yang mendukung perubahan menuju era digital.

Pilar pertama, Sinergi, menekankan pentingnya kolaborasi berbagai divisi dan unit bisnis di Telkom. Sinergi ini bertujuan untuk menciptakan aliran informasi yang lancar dan mempercepat adaptasi teknologi baru. Dalam konteks transformasi digital, sinergi menjadi kunci agar setiap elemen dalam organisasi dapat bekerja sama mengimplementasikan teknologi di seluruh lapisan.

Pilar kedua, Kecerdasan, berfokus pada pengembangan dan pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Telkom telah berkomitmen untuk membangun AI Center of Excellence sebagai bagian dari inisiatif ini. Melalui AI, perusahaan tidak hanya dapat meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga menciptakan analisis data yang lebih mendalam untuk mendukung pengambilan keputusan.

Pilar ketiga, Aksesibilitas, bertujuan untuk memastikan bahwa semua layanan digital yang ditawarkan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini termasuk pembuatan infrastruktur digital yang mendukung konektivitas baik di perkotaan maupun daerah terpencil.

Pilar keempat, Layanan, menekankan pentingnya inovasi dalam menawarkan produk dan layanan yang relevan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat. Telkom berusaha menghadirkan solusi yang tidak hanya memenuhi ekspektasi, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi pelanggan.

Terakhir, Pilar Ekosistem mengajak Telkom untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah hingga startup, untuk menciptakan ekosistem digital yang sinergis dan berkelanjutan. Dengan semua pilar ini, Telkom telah mengalokasikan 13 program operasional yang beragam, termasuk inisiatif untuk meningkatkan model keamanan siber dan mentransformasi sistem cloud, guna mendukung upaya transisi menuju ruang digital yang lebih terintegrasi dan aman.

Implementasi skema shared services dalam transformasi digital Telkom menawarkan berbagai manfaat signifikan bagi anak perusahaan. Salah satu keunggulan utama adalah kemampuan untuk memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada. Dengan adanya shared services, anak perusahaan tidak perlu lagi membangun sistem baru dari awal, sehingga dapat mengurangi biaya investasi. Dengan pemanfaatan infrastruktur yang seragam, standar keamanan juga menjadi lebih konsisten di seluruh grup, mengurangi risiko yang mungkin timbul dari penggunaan sistem yang terpisah.

Selain itu, penghematan sumber daya yang dihasilkan dari eliminasi duplikasi sistem memungkinkan perusahaan untuk mengalokasikan lebih banyak investasi pada inisiatif yang mendukung pertumbuhan bisnis digital. Dengan fokus ini, TelkomGroup diharapkan akan lebih adaptif terhadap kebutuhan pasar dan perubahan teknologi yang cepat. Ini penting dalam era digital saat ini, di mana perubahan dapat terjadi secara mendalam dan cepat.

Harapan dari implementasi Scale tidak hanya terbatas pada penghematan biaya semata, tetapi juga mencakup peningkatan efisiensi operasional. Dengan sistem yang terintegrasi, koordinasi antar unit bisnis akan lebih lancar, mempercepat proses pengambilan keputusan, dan memungkinkan realisasi inovasi yang lebih cepat. Keterpaduan ini diharapkan tidak hanya akan meningkatkan kinerja internal, tetapi juga memberikan layanan yang lebih baik kepada pelanggan.

Dengan memanfaatkan sistem yang terstandarisasi, TelkomGroup dapat bertahan dan bersaing lebih baik di pasar yang semakin kompleks. Oleh karena itu, implementasi Scale menjadi langkah strategis yang penting, di mana setiap anak perusahaan akan mendapatkan keuntungan dalam bentuk penghematan biaya, peningkatan efisiensi, dan kemudahan inovasi.