Iptu Rolling Jadi Pembina Upacara di SMPN 5 Cikupa, Edukasi Pelajar Cegah Bullying, Narkoba dan Judi Online

oleh -16 Dilihat
oleh

TANGERANG – Kepolisian terus memperkuat edukasi kepada kalangan pelajar melalui Program POLDIK (Polisi Peduli Pendidikan). Kali ini, Iptu Rolling, S.H., K.B.O. Pam Obvit Polresta Tangerang, menjadi pembina upacara di SMPN 5 Cikupa, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Senin (27/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 WIB tersebut turut dihadiri Aipda Reza Fajar Ariansyah, Bhabinkamtibmas Desa Bojong Polsek Cikupa.

Dalam amanatnya, Iptu Rolling memberikan edukasi kepada para pelajar mengenai berbagai bentuk kenakalan remaja yang perlu dihindari, termasuk perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, judi online, serta penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.

Para siswa juga diingatkan agar tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun membuat akun media sosial atau grup WhatsApp yang digunakan untuk kegiatan negatif. Edukasi juga diberikan mengenai pentingnya menghindari tindakan bullying, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

Selain itu, pelajar diberikan pemahaman mengenai pentingnya tertib berlalu lintas serta menaati aturan keselamatan ketika berada di jalan raya.

“Pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang harus dijaga dan dibekali dengan pengetahuan serta kesadaran hukum. Karena itu, kami mengajak para siswa untuk menjauhi tawuran, bullying, narkoba, judi online dan menggunakan media sosial secara positif,” ujar Iptu Rolling.

Sementara itu, kegiatan POLDIK juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi dan sinergitas antara kepolisian dengan pihak sekolah. Kolaborasi tersebut dinilai penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Andi M. Indra Waspada Amirulloh, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., melalui Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri, S.TK., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa edukasi kepada pelajar merupakan bagian penting dari upaya preventif kepolisian.

“Program POLDIK merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan. Kami ingin membangun kesadaran hukum sejak dini sehingga para pelajar mampu memilah pergaulan, menggunakan media sosial secara bijak, serta menjauhi berbagai perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar AKP Syamsul Bahri.

Menurutnya, sinergitas antara Polri, sekolah, orang tua, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah berbagai persoalan yang dapat mengganggu masa depan generasi muda.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran hukum dan pengetahuan para pelajar semakin meningkat. Kehadiran Polri di lingkungan sekolah juga diharapkan dapat memperkuat upaya bersama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif.

(Ardi)

Komentar ditutup.