Ketua Umum Letjen (Pur) Marciano Lantik Elisa Kambu Sebagai Ketua KONI PBD

oleh -9 Dilihat
oleh

Kota Sorong Papua Barat Daya – Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, S.Sos, resmi dilantik sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua Barat Daya masa bakti 2026–2030 yang Berlangsung di Hotel Rylis Panorama, jalan Sam Ratulangi, kota Sorong, provinsi Papua Barat Daya, Rabu (29/7/2026).

Usai dilantik Oleh Ketua Umum Koni Pusat Marciano Norman, Elisa Kambu, S.Sos, juga mengajak seluruh insan olahraga di Papua Barat Daya untuk memperkuat persatuan dan kolaborasi demi mewujudkan prestasi olahraga yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

Dalam sambutannya, Elisa Kambu, S.Sos, menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum KONI Pusat beserta jajaran yang telah memberikan perhatian dan dukungan sehingga proses pembentukan kepengurusan KONI Papua Barat Daya dapat berjalan dengan baik.

Menurut Elisa, kepengurusan yang baru tidak akan mampu menjalankan amanah tersebut tanpa dukungan seluruh cabang olahraga, pemerintah, dunia pendidikan, serta seluruh pemangku kepentingan.

“KONI adalah rumah besar olahraga. Tugas kami adalah mengonsolidasikan seluruh potensi yang dimiliki cabang olahraga agar mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang membawa nama Papua Barat Daya di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Untuk mewujudkan target itu, Elisa memastikan kepengurusan baru akan segera melakukan konsolidasi organisasi melalui penyusunan program kerja, pembentukan kepengurusan KONI kabupaten/kota, serta penguatan organisasi cabang olahraga di seluruh Papua Barat Daya.

Langkah itu menjadi bagian dari persiapan menghadapi berbagai agenda olahraga nasional, mulai dari Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra PON), PON XXII tahun 2028, hingga berbagai kejuaraan nasional lainnya.

“Kita akan bekerja dengan skala prioritas. Pembinaan akan difokuskan pada cabang olahraga yang memiliki peluang besar meraih prestasi sehingga Papua Barat Daya mampu tampil lebih kompetitif di tingkat nasional,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menyampaikan keyakinannya bahwa di bawah kepemimpinan Elisa Kambu, prestasi olahraga Papua Barat Daya akan meningkat signifikan.

Ia mengingatkan bahwa pada PON XXI Aceh-Sumatera Utara tahun 2024, Papua Barat Daya untuk pertama kalinya tampil sebagai daerah otonomi baru dan berhasil mencatat sejarah dengan meraih dua medali emas serta empat medali perunggu.

“Saya optimistis pada PON XXII tahun 2028 nanti Papua Barat Daya akan meraih hasil yang jauh lebih baik,” kata Marciano.

Ia menyarankan agar pembinaan atlet dilakukan secara fokus pada cabang olahraga unggulan yang telah terbukti mampu menghasilkan prestasi, seperti kempo, olahraga bermotor, kickboxing, dan sejumlah cabang bela diri lainnya.

Selain itu, Marciano menjelaskan bahwa KONI Pusat telah menyiapkan berbagai agenda nasional sebagai bagian dari pembinaan atlet menuju PON XXII, di antaranya Pekan Olahraga Nasional Bela Diri dan Pekan Olahraga Nasional Pantai pada 2026, dilanjutkan PON Indoor serta PON Remaja pada 2027.

Menurutnya, rangkaian kompetisi tersebut menjadi kesempatan besar bagi daerah untuk mempersiapkan atlet terbaik menuju PON 2028 yang akan lebih memprioritaskan cabang olahraga Olimpiade sebagai bagian dari upaya meningkatkan prestasi Indonesia di ajang Olimpiade.

Marciano juga mendorong keterlibatan perguruan tinggi, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan melalui pembinaan atlet dan penyelenggaraan kompetisi secara rutin.

Ia bahkan menilai Papua Barat Daya memiliki peluang besar menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan nasional karena didukung potensi alam, fasilitas, serta semangat masyarakat dalam mengembangkan olahraga.

“Papua Barat Daya tidak hanya memiliki potensi melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga berpeluang menjadi destinasi sport tourism yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penyelenggaraan event-event olahraga berskala nasional,” tutup Marciano.

(TK)