Jakarta | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa sembilan orang yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Salah satu dari sembilan orang tersebut adalah Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Informasi ini disampaikan juru bicara KPK, Budi Prasetyo, pada Jumat, 16 Oktober 2026. Keterangan tersebut menjelaskan bahwa penanganan perkara tidak hanya melibatkan pihak yang dibawa dari Klaten, tetapi juga seorang lain yang diamankan di wilayah Jakarta.
Dengan demikian, jumlah orang yang sedang diperiksa KPK dalam rangkaian kegiatan tersebut mencapai sepuluh orang. Rinciannya, sembilan orang berasal dari Klaten dan satu orang diamankan di Jakarta. Perbedaan lokasi penangkapan ini menjadi bagian penting untuk memahami cakupan pemeriksaan awal: KPK mengamankan sejumlah pihak di daerah, kemudian membawa sembilan di antaranya ke ibu kota, sementara satu orang lainnya telah diamankan di wilayah Jakarta. Budi menyampaikan jumlah tersebut sebagai keterangan mengenai pihak-pihak yang tengah diperiksa, bukan sebagai penetapan kesalahan terhadap mereka.
Keikutsertaan Bupati Hamenang dalam rombongan yang dibawa ke Jakarta menempatkan dirinya di pihak yang menjalani pemeriksaan setelah OTT. Namun, pemeriksaan pada tahap ini perlu dibedakan dari kesimpulan hukum. Status seseorang dan uraian perkara dapat berkembang setelah penyidik melakukan klarifikasi serta mengumpulkan informasi dan bukti. Karena itu, keterangan tentang sembilan orang dari Klaten dan satu orang dari Jakarta sebaiknya dipahami sesuai ruang lingkup yang disampaikan KPK pada Jumat tersebut. Perkembangan berikutnya, termasuk penjelasan resmi mengenai perkara dan status masing-masing pihak, tetap menunggu pengumuman lembaga antirasuah. Hingga informasi itu disampaikan, inti peristiwa yang telah dikonfirmasi adalah bahwa sepuluh orang sedang diperiksa, dengan sembilan orang dibawa dari Klaten ke Jakarta dan Bupati termasuk di dalam kelompok tersebut.
Hamenang tiba di Gedung Merah Putih KPK, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada pukul 07.01 WIB. Kedatangannya berlangsung pada pagi hari dan menjadi salah satu momen yang mendapat perhatian dalam perkembangan operasi tangkap tangan di Klaten. Ia datang menggunakan mobil berwarna hitam, dengan pendampingan penyidik saat menuju gedung KPK.
Dalam penampilannya, Hamenang mengenakan topi hitam, kacamata, serta masker putih yang menutupi sebagian wajahnya. Pakaian dan aksesori yang tampak tersebut menjadi ciri yang dapat dikenali ketika ia tiba di lokasi. Tidak ada keterangan lain mengenai busana yang perlu ditambahkan di luar penampilan yang terlihat saat kedatangan itu.
Waktu kedatangan, yakni pukul 07.01 WIB, menandai kehadirannya di Gedung Merah Putih pada awal hari. Ia tidak datang sendirian: penyidik mendampinginya dengan menggunakan mobil hitam. Rangkaian informasi yang tercatat mengenai momen tersebut mencakup lokasi, waktu, kendaraan, pendampingan, dan penampilan Hamenang ketika tiba.
Gedung Merah Putih KPK berada di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, dan menjadi tujuan kedatangan Hamenang pada pagi itu. Gambaran singkat tersebut memperlihatkan bahwa ia sampai di gedung dengan pengawalan penyidik, lalu terlihat mengenakan topi hitam, kacamata, dan masker putih. Masker itu menutupi sebagian wajahnya, sementara kacamata dan topi turut menjadi bagian dari penampilannya yang terlihat.
Kedatangan Hamenang ke kantor KPK berlangsung dalam konteks OTT di Klaten, sebagaimana tercermin dalam rangkaian peristiwa yang diberitakan. Namun, informasi mengenai momen tibanya berfokus pada hal-hal yang tampak dan dapat dicatat: ia datang pada pukul 07.01 WIB, menggunakan mobil hitam, didampingi penyidik, dan mengenakan aksesori serta masker tersebut. Dengan demikian, bagian ini menggambarkan kedatangan itu secara terbatas tanpa menambahkan rincian yang tidak disebutkan mengenai keadaan di dalam gedung, percakapan, atau agenda setelah ia sampai.
Operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Klaten tidak hanya berlangsung di satu tempat. Komisi antirasuah menyebut penindakan dilakukan di dua lokasi, yakni Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dan Jakarta. Cakupan tersebut menjadi bagian penting untuk memahami rangkaian tindakan penyidik, yang melibatkan sejumlah pihak dan kemudian berlanjut dengan pemeriksaan lebih lanjut. Dalam pemberitaan mengenai operasi ini, jumlah orang yang diamankan di lapangan perlu dibedakan dari jumlah pihak yang dibawa ke Jakarta. Kedua angka itu merujuk pada tahap dan kelompok yang berbeda, sehingga tidak tepat jika digunakan secara bergantian.
Selain Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, KPK mengamankan 19 orang lainnya. Dengan demikian, jumlah keseluruhan pihak yang diamankan dalam operasi tersebut mencapai 20 orang, termasuk sang bupati. Di mereka terdapat Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Tengah. Informasi ini menunjukkan bahwa pihak yang dimintai keterangan tidak terbatas pada satu unsur atau jabatan saja. Namun, status diamankan dalam OTT tidak dengan sendirinya berarti seseorang telah ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan status hukum merupakan tahapan tersendiri yang ditentukan KPK berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti yang diperoleh.
Dari jumlah keseluruhan itu, sembilan orang dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan oleh penyidik KPK. Angka sembilan tersebut tidak sama dengan jumlah orang yang diamankan dalam operasi, karena 19 orang lainnya juga tercatat diamankan bersama Hamenang. Perbedaan ini penting agar kronologi dan skala penindakan dapat dipahami secara akurat. Dalam OTT, penyidik dapat mengamankan sejumlah pihak di beberapa lokasi, kemudian membawa sebagian dari mereka ke kantor KPK untuk pemeriksaan lebih intensif. KPK juga menyita uang tunai yang nilainya disebut mencapai Rp1,9 miliar. Penyitaan uang itu menjadi bagian dari barang yang diamankan dalam operasi, sementara hubungan dan perannya dalam perkara perlu dijelaskan melalui proses pemeriksaan resmi. Rincian lebih lanjut mengenai asal, tujuan, maupun pihak terkait dengan uang tersebut bergantung pada keterangan dan bukti yang disampaikan penyidik. Karena itu, informasi mengenai jumlah orang, lokasi penindakan, serta nilai uang sitaan sebaiknya dibaca sebagai keterangan terpisah, tanpa mencampuradukkan tahap pengamanan, pemeriksaan, dan penetapan status perkara.
Perkara yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Klaten diduga berkaitan dengan suap dalam proyek pemerintah serta pengaturan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dugaan tersebut menjadi salah satu fokus penyidik setelah sejumlah pihak dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Namun, KPK belum menyampaikan secara terperinci bentuk transaksi yang diduga terjadi ataupun proyek tertentu yang menjadi objek perkara. Informasi mengenai konstruksi kasus masih akan dijelaskan melalui keterangan resmi lembaga antirasuah.
Juru bicara KPK, Budi, menyebut dugaan penerimaan oleh penyelenggara negara dapat berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa, urusan perizinan, maupun penerimaan lain dari organisasi perangkat daerah. Ruang lingkup tersebut menunjukkan bahwa penyidik tengah mendalami kemungkinan adanya aliran uang atau keuntungan yang terkait dengan kewenangan dalam pemerintahan daerah. Dugaan pengaturan hasil audit BPK juga masih menjadi bagian dari perkara yang ditelusuri. KPK belum merinci hubungan dugaan suap proyek, penerimaan dari perangkat daerah, dan proses audit itu, sehingga seluruh informasi tersebut perlu dipahami sebagai dugaan yang masih diuji melalui penyidikan.
Pada malam sebelum pengumuman perkembangan perkara, KPK telah melakukan ekspose atau gelar perkara. Setelah ekspose, penanganan kasus dinaikkan dari tahap penyelidikan ke penyidikan. Sejumlah pihak telah ditetapkan sebagai tersangka, tetapi identitas mereka belum diumumkan kepada publik. Budi menjelaskan bahwa pihak-pihak terkait masih menjalani pemeriksaan, sementara penyidik melengkapi bahan untuk memaparkan perkara secara utuh. KPK merencanakan konferensi pers pada sore hari untuk menyampaikan informasi lebih lanjut, termasuk identitas tersangka dan uraian dugaan tindak pidana.
Baca juga: Kevin Hansen Dikenalkan sebagai Brand Ambassador Rallycross Dunia 2026 di Jakarta | Persija Jakarta Menyambut Java United di Bali Setelah Keluar dari SUGBK | Krisis Air di Jakarta Akibat Dampak El Nino








