Demo di Depan Kejaksaan Agung Berlangsung Ricuh Sesaat, Massa Desak Pengusutan Dugaan Korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah

oleh -51 Dilihat
oleh

Jakarta, 24 Juli 2026 – Ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Aksi Koalisi Masyarakat Sipil bersama Front Perlawanan Rakyat menggelar unjuk rasa di depan Gedung Kejaksaan Agung RI, Jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026). Aksi yang diikuti sekitar 100 peserta itu berlangsung sejak siang hingga sore dengan pengawalan aparat keamanan.

Dalam aksi tersebut, para demonstran menyuarakan tuntutan agar Kejaksaan Agung menindaklanjuti dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menurut mereka diduga melibatkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Massa juga meminta proses hukum dilakukan secara profesional, transparan, serta tanpa perlakuan berbeda terhadap siapa pun yang diduga terlibat.

Berbagai spanduk, poster, dan atribut aksi dibawa peserta unjuk rasa. Sejumlah tulisan yang tampak di lokasi berisi seruan agar penegakan hukum dilakukan tanpa tebang pilih, penolakan terhadap impunitas, serta desakan agar setiap dugaan tindak pidana diusut hingga tuntas. Orator secara bergantian menyampaikan bahwa seluruh laporan maupun alat bukti yang dinilai memenuhi ketentuan hukum harus diproses sesuai mekanisme yang berlaku.

Dalam pernyataan sikap yang dibacakan di atas mobil pengeras suara, koalisi aksi menyebut perkara tersebut menjadi ujian terhadap komitmen penegakan hukum yang adil dan independen. Mereka menilai prinsip persamaan di hadapan hukum harus diterapkan kepada seluruh warga negara, termasuk pejabat atau mantan pejabat negara, sehingga tidak muncul persepsi adanya perlindungan terhadap pihak tertentu.

Rangkaian aksi sempat diwarnai ketegangan sekitar pukul 14.30 WIB ketika aparat keamanan berupaya memadamkan ban bekas yang dibakar massa di sekitar lokasi. Situasi kembali terkendali setelah petugas dan peserta aksi dapat meredam ketegangan. Beberapa saat kemudian, massa juga melemparkan sejumlah tikus ke arah area kompleks Kejaksaan Agung sebagai bentuk simbolik dalam aksi mereka.

Menjelang pukul 16.00 WIB, peserta aksi mulai membubarkan diri menuju titik kumpul di kawasan Blok M Plaza. Sebelum meninggalkan lokasi, koordinator lapangan menyampaikan keterangan kepada awak media mengenai tuntutan yang mereka bawa. Tidak ada perwakilan Kejaksaan Agung yang menerima massa selama demonstrasi berlangsung sehingga seluruh aspirasi disampaikan melalui orasi dan pembacaan pernyataan sikap.

Aksi berakhir sekitar pukul 16.06 WIB dalam keadaan kondusif di bawah pengamanan aparat. Berdasarkan informasi di lapangan, demonstrasi menggunakan satu unit mobil sound system, bendera Merah Putih, spanduk, poster, ban bekas, serta sejumlah properti aksi lainnya. Hingga kegiatan selesai, situasi keamanan di sekitar Gedung Kejaksaan Agung RI dilaporkan tetap aman dan terkendali.

Pewarta: Abdul Latif