Jakarta, Jumat, 4 September 2026 — Sejumlah kelompok masyarakat dijadwalkan menggelar aksi unjuk rasa di sejumlah titik di Jakarta pada Jumat (4/9/2026). Berdasarkan informasi rencana kegiatan yang dihimpun, sedikitnya tiga agenda aksi akan berlangsung mulai siang hingga sore hari dengan isu dan tuntutan yang berbeda.
Salah satu aksi dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB di depan Gedung DPR/MPR RI. Aksi tersebut digagas Aliansi Pemuda Se-Kalimantan Gugat Kebakaran dengan penanggung jawab M. Najibuddin Anshary. Massa yang diperkirakan hadir sekitar 40 orang disebut membawa tuntutan agar pemerintah menetapkan status darurat kebakaran, memperkuat penanganan terhadap bencana kebakaran, sekaligus mengusut secara menyeluruh penyebab kejadian tersebut.
Agenda berikutnya direncanakan berlangsung pada pukul 14.00 WIB, masih di kawasan depan Gedung DPR/MPR RI. Aksi ini melibatkan Sekretariat Bersama Jaringan Pergerakan Kota yang terdiri dari MAAKI, PERMAHI Tangsel, JAKSI, dan GPJ. Sekitar 50 orang diperkirakan mengikuti kegiatan tersebut dengan koordinator atau penanggung jawab Ade Nugroho yang juga dikenal sebagai Ade Selon.
Kelompok tersebut disebut akan menyampaikan sikap terkait peristiwa kekerasan yang diduga dilakukan oleh organisasi kemasyarakatan dalam aksi unjuk rasa pada 27 Agustus 2026. Hingga informasi ini disusun, pihak koordinator lapangan masih belum memberikan respons terkait kesiapan pelaksanaan aksi tersebut.
Sementara itu, agenda berbeda dijadwalkan berlangsung mulai pukul 16.00 WIB di depan Kementerian Kehutanan RI. Aksi tersebut direncanakan oleh Tim Independen untuk Demokrasi dan Anti Korupsi dengan penanggung jawab Saputra Butar-Butar. Jumlah peserta diperkirakan sekitar 20 orang.
Dalam aksi itu, massa berencana mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Raja Juli Antoni sebagai tersangka dalam dugaan perkara gratifikasi. Namun, hingga berita ini disusun, koordinator lapangan juga belum memberikan respons mengenai perkembangan persiapan aksi.
Dengan tiga agenda yang tersebar di dua kawasan pemerintahan tersebut, situasi di sekitar Gedung DPR/MPR RI dan Kementerian Kehutanan RI berpotensi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat pada Jumat siang hingga sore. Perkembangan jumlah massa, waktu pelaksanaan, serta kepastian tuntutan masih dapat berubah mengikuti kondisi di lapangan.
Pewarta: Abdul Latif

