Dua Terduga Pencuri Motor Terbakar Setelah Kendaraan Meledak di Koja

oleh -33 Dilihat
oleh
Dua Terduga Pencuri Motor Terbakar Setelah Kendaraan Meledak di Koja

Jakarta | Dua orang yang diduga hendak mencuri sepeda motor terluka setelah kendaraan yang mereka gunakan meledak saat beraksi di Koja, Jakarta Utara. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 12 Oktober 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Ledakan itu menggagalkan upaya membawa kabur sepeda motor milik seorang warga sebelum kedua terduga pelaku berhasil meninggalkan lokasi.

Kedua orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut diketahui bernama Zaki Mubarak, 18 tahun, dan M Rivaldi, 30 tahun. Keduanya disebut mengalami luka setelah sepeda motor yang digunakan dalam upaya pencurian tiba-tiba meledak dan terbakar. Insiden itu kemudian menarik perhatian warga di sekitar lokasi kejadian karena berlangsung pada pagi hari ketika aktivitas masyarakat mulai berlangsung.

Peristiwa bermula ketika Zaki dan Rivaldi diduga berusaha mengambil sepeda motor milik warga untuk dibawa pergi. Namun, saat kendaraan tersebut hendak digunakan untuk melarikan diri, terjadi ledakan yang membuat sepeda motor terbakar. Ledakan itu menyebabkan rencana pencurian terhenti dan kedua terduga pelaku mengalami luka. Keduanya kemudian menjadi perhatian dalam penanganan kejadian tersebut, sementara kondisi kendaraan dan penyebab pasti ledakan masih menjadi bagian dari pemeriksaan. Aparat berwenang juga perlu memastikan rangkaian peristiwa, termasuk bagaimana ledakan terjadi ketika sepeda motor hendak dibawa kabur. Kejadian ini menunjukkan bahwa aksi pencurian kendaraan bermotor dapat berkembang menjadi insiden berbahaya, baik bagi pelaku maupun warga di sekitar tempat kejadian.

Berdasarkan keterangan pemilik sepeda motor, peristiwa tersebut bermula ketika ia sedang berada di dalam toko. Pemilik kemudian mendengar suara dari arah depan toko yang menimbulkan kecurigaan. Ia segera memeriksa keadaan di luar dan melihat dua orang yang diduga hendak mencuri sepeda motornya. Keduanya disebut sedang berusaha memindahkan kendaraan tersebut dari lokasi semula. Situasi itu membuat pemilik menyadari bahwa sepeda motornya tengah menjadi sasaran pencurian.

Saat sepeda motor didorong mundur, pemilik keluar dari toko dan langsung memergoki kedua terduga pelaku. Ia kemudian meminta pertolongan warga di sekitar lokasi. Mendengar permintaan tersebut, sejumlah warga datang untuk membantu. Pemilik bersama warga akhirnya mengamankan kedua orang yang diduga terlibat dalam upaya pencurian itu. Tindakan tersebut dilakukan agar keduanya tidak melarikan diri sebelum persoalan diserahkan kepada pihak berwenang. Identitas dan proses hukum terhadap kedua terduga pelaku selanjutnya menjadi kewenangan aparat untuk ditindaklanjuti berdasarkan hasil pemeriksaan.

Kronologi itu juga tergambar dalam rekaman video yang beredar. Dalam rekaman tersebut, dua terduga pelaku tampak menjalankan aksinya di sekitar sepeda motor. Keduanya terlihat berupaya membawa kendaraan menjauh dari tempatnya semula. Namun, sebelum aksi tersebut berlanjut, sepeda motor yang mereka gunakan tiba-tiba meledak. Ledakan itu kemudian memicu munculnya api yang membesar di sekitar kendaraan. Kobaran api membuat situasi menjadi panik dan menarik perhatian orang-orang di sekitar lokasi. Rekaman tersebut memperlihatkan rangkaian kejadian secara singkat, mulai dari dugaan upaya pencurian hingga kendaraan terbakar. Meski demikian, penyebab pasti ledakan dan kebakaran tetap perlu dipastikan melalui pemeriksaan serta penyelidikan aparat terkait.

Ketika petugas kepolisian tiba di lokasi kejadian, dua orang yang diduga sebagai pelaku pencurian sepeda motor telah diamankan oleh massa. Keduanya diketahui bernama Zaki Mubarak dan M Rivaldi. Situasi tersebut berlangsung setelah kendaraan yang diduga digunakan oleh mereka mengalami ledakan dan terbakar. Massa kemudian menahan kedua pria itu hingga polisi datang untuk mengamankan lokasi serta mengevakuasi mereka.

Selain mengamankan kedua terduga pelaku, polisi menemukan satu unit sepeda motor milik mereka dalam kondisi terbakar. Kendaraan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam penanganan perkara karena ditemukan di sekitar lokasi kejadian. Petugas selanjutnya melakukan pengamanan terhadap area dan mengumpulkan informasi awal dari warga yang berada di tempat tersebut.

Zaki Mubarak dan M Rivaldi mengalami luka bakar sekitar 40 persen akibat kejadian itu. Setelah diamankan, keduanya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan tindakan medis. Penanganan dilakukan karena luka yang diderita cukup serius sehingga mereka memerlukan perawatan dan pemantauan dari tenaga kesehatan.

Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto mengatakan bahwa kedua orang tersebut masih menjalani perawatan di rumah sakit. Dengan demikian, proses penanganan terhadap keduanya tetap berlangsung bersamaan dengan penyelidikan polisi mengenai rangkaian kejadian, termasuk penyebab kendaraan meledak dan terbakar. Polisi juga masih mendalami dugaan keterlibatan kedua pria itu dalam perkara yang sedang ditangani.

Kompol Andry Suharto menyampaikan dugaan awal mengenai penyebab sepeda motor tersebut tiba-tiba meledak. Menurut dia, ledakan diduga berkaitan dengan adanya kebocoran bensin pada kendaraan yang digunakan oleh dua terduga pencuri motor itu. Namun, dugaan tersebut belum dapat diperlakukan sebagai kepastian, karena penyebab pasti ledakan masih merujuk pada keterangan awal yang disampaikan kepolisian.

Kebocoran bahan bakar, apabila benar terjadi, diduga membuat uap bensin mudah terbakar di sekitar kendaraan. Situasi itu kemudian dikaitkan dengan kemungkinan salah satu terduga pelaku sedang merokok ketika berada di dekat sepeda motor. Api dari rokok tersebut diduga dapat menjadi pemicu, sehingga kendaraan mendadak terbakar dan kemudian meledak. Rangkaian ini merupakan penjelasan yang masih bersifat dugaan, bukan fakta yang telah dipastikan.

Polisi juga belum menyatakan secara definitif bagaimana kebocoran tersebut terjadi atau apa pemicu langsung ledakan. Karena itu, informasi mengenai kondisi sepeda motor dan kemungkinan adanya aktivitas merokok perlu dipahami secara hati-hati sesuai keterangan Kompol Andry Suharto. Dugaan kebocoran bensin menjadi salah satu penjelasan awal atas peristiwa itu, sementara kepastian mengenai sumber api dan mekanisme ledakan tidak disebutkan lebih lanjut dalam keterangan yang tersedia.

Baca juga: HUT ke-48 FKPPI, Bamsoet Tegaskan Arahan Ketua Umum, Bahwa FKPPI Organisasi Perjuangan, Bukan Kendaraan Politik Cari Kekuasaan | Aksi Pria Misterius yang Merusak Kendaraan di Jagakarsa