Surabaya | Berdasarkan data Polda Jawa Timur, Direktorat Reserse Narkoba bersama polres jajaran menyita 1.079.746 butir obat keras dalam pengungkapan kasus narkoba sepanjang Juli hingga September 2026.
Keterangan yang tercatat menyebut Saya pastikan Jawa Timur harus bersih dari obat-obatan tersebut karena penyalahgunaannya dapat menjadi salah satu pemicu kenakalan remaja, tawuran, dan gangguan kamtibmas lainnya," kata Dekananto di Mapolda Jatim, Surabaya, Minggu. Ia mengatakan penyalahgunaan obat keras menjadi perhatian karena dinilai berpotensi menimbulkan dampak buruk bagi generasi muda serta mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurut dia, pelaksanaan tugas kepolisian membutuhkan kekompakan seluruh personel serta dukungan pemerintah daerah, TNI, pemangku kepentingan, dan masyarakat.
Data lain dalam laporan menunjukkan Sebelumnya, dalam laporan pengungkapan kasus sepanjang semester pertama 2026 yang disampaikan pada Juni, Polda Jatim mencatat penyitaan 3.653.382 butir obat keras berbahaya. Berdasarkan kedua laporan tersebut, jumlah obat keras yang disita sepanjang Januari hingga September 2026 mencapai lebih dari 4,7 juta butir.
Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono memprioritaskan pemberantasan peredaran obat keras daftar G sebagai salah satu upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di kalangan remaja. Salah satu atensi saya adalah peredaran obat keras daftar G. Selain pemberantasan peredaran obat keras, Dekananto berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian yang humanis dan membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik maupun masukan terhadap kinerja Polda Jatim. Apabila saya dan seluruh jajaran Polda Jawa Timur melakukan hal-hal yang kurang berkenan atau kurang tepat dalam bertindak, saya mohon dimaafkan dan diberikan koreksi. Kami akan merespons dan menindaklanjuti masukan tersebut," katanya.
Dekananto juga menyatakan akan melanjutkan berbagai program yang telah dijalankan Kapolda Jatim sebelumnya, Irjen Pol Nanang Avianto, guna menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian di Jawa Timur. Banyak hal positif yang sudah diperkuat dan ditinggalkan oleh Irjen Pol Nanang Avianto untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Jawa Timur. Tentu saya akan melanjutkan hal-hal positif tersebut," ujarnya. Dekananto menyatakan siap menjalankan amanah sebagai Kapolda Jatim dan mengajak seluruh jajarannya mempertahankan semangat pengabdian serta profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Saya dan keluarga mohon diterima oleh seluruh warga Jawa Timur. Insyaallah, dari lubuk hati yang paling dalam, saya akan berusaha menjalankan amanah dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Jawa Timur," katanya. Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita .
Baca juga: Satgas Pemberantasan Premanisme Polresta Bandung Amankan 15 Orang dan Puluhan Dus Miras, Obat Keras Ribuan Butir Disita | Kapolres Maybrat AKBP Jandry Denny Seirlela Hadiri Apel Kehormatan Warnai Tradisi Pergantian Kapolda Papua Barat Daya | Pisah Sambut Kapolda PBD: Gubernur Tegaskan Perkuat Sinergi dan Berkoborasi Jaga Papua Barat Daya

