Quiles jaga mental meski sudah juara dunia Moto3

oleh -593 Dilihat
oleh
Quiles jaga mental meski sudah juara dunia Moto3

Kabupaten Lombok Tengah | Benar, saya juga sempat gugup saat balapan penentu gelar tadi namun perasaan gugup selalu bagus untuk dimiliki agar terus mencapai fokus," kata Quiles setelah ditetapkan sebagai juara dunia Moto3 2026, dalam Grand Prix Indonesia di Pertamina Mandalika International Circuit, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu. Lombok Tengah, NTB – Pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team Maximo Quiles menegaskan tetap mempertahankan mentalitas kompetitif dengan fokus menyelesaikan seluruh rangkaian musim hingga seri terakhir di Valencia, Spanyol, meski sudah menjadi juara dunia Moto3 2026.

Data lain dalam laporan menunjukkan Menurut pembalap berusia 18 tahun itu persaingan dengan Brian Uriarte dan Alvaro Carpe yang memperkuat Red Bull KTM Ajo, serta David Almansa dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP membuat perjalanan menuju gelar juara tidak mudah. Uriarte mengawali balapan di pole position dengan catatan waktu 1 menit 36,861 detik, sementara Quiles memulai dari posisi keenam dan pembalap andalan Indonesia Veda Ega Pratama dari Honda Team Asia menempati urutan ketujuh. Quiles membukukan 20 lap dengan waktu 32 menit 36,821 detik. Balapan diwarnai dengan sejumlah insiden sehingga enam pembalap gagal menyelesaikan finis termasuk Carpe yang bertengger di posisi ketiga klasemen, sedangkan Veda kini di peringkat kedelapan dengan 105 poin atau berselisih 221 dari Quiles. Veda Ega finis keenam, Quiles juara Moto3 2026 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita .

Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Pembalap Spanyol tersebut menyatakan keberhasilan menjadi juara dunia tidak mengubah fokusnya sehingga tetap ingin memberikan kemampuan terbaik dalam setiap balapan, termasuk menghadapi tekanan dari para pesaingnya. Dia menjelaskan mengelola tekanan justru menjadi bagian penting yang membantunya meningkatkan kemampuan mental dalam membalap. Veda Pratama pecahkan rekor poin debut Moto3 Ketiganya terus menunjukkan peningkatan sehingga dia harus mati-matian mempertahankan keunggulan.