ROG Xbox Ally X20 Hadir Terbatas di Indonesia dengan Paket Kacamata AR

oleh -682 Dilihat
oleh
ROG Xbox Ally X20 Hadir Terbatas di Indonesia dengan Paket Kacamata AR

Jakarta | Asus Republic of Gaming (ROG) meluncurkan konsol gim ROG Xbox Ally X20 di Indonesia pada Jumat, 16 Oktober 2026. Kehadiran perangkat ini menandai pembaruan lini konsol genggam ROG Xbox Ally, sekaligus menawarkan pilihan bagi pengguna yang menginginkan pengalaman bermain dengan tampilan lebih luas. Di pasar Indonesia, perangkat tersebut dipasarkan secara terbatas dalam paket bundel, sebagai bagian dari perayaan 20 tahun Asus. Paket ini turut menyertakan kacamata augmented reality (AR), sehingga konsumen memperoleh aksesori tambahan bersama konsol.

Technical Public Relations Asus Indonesia, Adrian Pradipta, menjelaskan bahwa pembaruan utama pada ROG Xbox Ally X20 berangkat dari kebutuhan pengguna akan layar yang lebih luas. Menurut Adrian, ukuran layar menjadi salah satu aspek penting untuk kenyamanan bermain gim, terutama ketika konsol digunakan dalam waktu lama. Asus menghadirkan panel OLED berukuran 7,4 inci, lebih besar dibandingkan layar pada perangkat sebelumnya. Teknologi OLED juga dirancang untuk menyajikan warna dan kontras yang mendukung pengalaman visual pada berbagai jenis gim.

Layar tersebut memiliki resolusi Full HD 1920 x 1080 dan variable refresh rate dalam rentang 30 hingga 120 Hz. Rentang refresh rate ini memungkinkan tampilan menyesuaikan kebutuhan konten, sementara kecerahan puncak diklaim mencapai 1.400 nits. Kombinasi resolusi, laju penyegaran, dan tingkat kecerahan itu ditujukan untuk menjaga gambar tetap jelas dalam beragam situasi penggunaan. Namun, hasil visual yang dirasakan dapat bergantung pada gim, pengaturan perangkat, serta kondisi pencahayaan di sekitar pengguna.

Untuk perlindungan dan keterbacaan layar, Asus menyebut panel dilapisi Corning Gorilla Glass Victus serta Corning DXC Anti-Reflection. Lapisan antirefleksi tersebut diklaim dapat mengurangi pantulan cahaya hingga 65 persen, membantu mengurangi gangguan ketika bermain di lingkungan terang. Asus juga mencantumkan sertifikasi Pantone Validated, dukungan Dolby Vision HDR, dan FreeSync Premium Pro. Fitur-fitur ini melengkapi fokus pembaruan layar, dengan tujuan mendukung reproduksi warna, rentang visual HDR, serta tampilan yang lebih mulus. Spesifikasi tersebut menjadi pembeda utama yang disoroti dalam peluncuran model X20 di Indonesia.

Layar yang lebih besar pada ROG Xbox Ally X20 hadir bersama rancangan bodi yang dibuat lebih tipis, sehingga perangkat tetap diarahkan untuk nyaman digunakan dalam sesi bermain. Perubahan pada bezel turut mendukung tampilan yang lebih lapang tanpa mengorbankan kesan ringkas. Menurut Adrian, bezel konsol ini sekitar 60 persen lebih tipis dibandingkan pendahulunya. Perbandingan tersebut menunjukkan perhatian pada pemanfaatan ruang di bagian depan perangkat, sekaligus memberi lebih banyak area visual bagi pengguna. Bentuk bodi yang lebih ramping juga menjadi bagian dari pembaruan desain, bukan sekadar perubahan pada ukuran layar.

Tampilan luarnya memadukan aksen warna emas dan hitam untuk menghadirkan karakter visual yang menonjol. Kombinasi tersebut diterapkan pada bodi konsol dan melengkapi kesan perangkat sebagai konsol genggam dengan detail desain yang diperhatikan. Pada bagian kendali, joystick menggunakan modul Gulikit TR. Modul ini disebut kebal terhadap masalah drift, kondisi ketika stik mencatat gerakan meskipun tidak disentuh. Dengan dukungan komponen tersebut, joystick dirancang untuk membantu menghasilkan kontrol yang lebih presisi selama bermain. Respons kendali yang konsisten penting bagi berbagai jenis permainan, terutama ketika pemain perlu mengarahkan karakter atau kamera secara akurat.

D-pad juga mendapat perubahan dengan mekanisme yang dapat diputar, sehingga pengguna bisa beralih dari konfigurasi empat arah ke delapan arah sesuai kebutuhan. Fleksibilitas ini memungkinkan penyesuaian kendali untuk permainan yang menuntut input berbeda. Sementara itu, tombol ABXY dan bumper dirancang rata pada permukaan bodi. Susunan tersebut menjadi bagian dari pendekatan desain kendali yang menyatu dan praktis digunakan. Konsol ini juga dilengkapi impulse triggers serta grip yang diklaim memberikan kenyamanan genggam lebih baik. Gabungan joystick, D-pad yang dapat disesuaikan, tombol, pemicu, dan pegangan tersebut ditujukan untuk mendukung pengalaman bermain yang lebih nyaman sekaligus terkontrol, baik ketika pengguna memainkan gim dalam waktu singkat maupun dalam sesi yang lebih panjang.

ROG Xbox Ally X20 mengandalkan prosesor AMD Ryzen AI ZS Extreme yang dipadukan dengan grafis AMD Radeon 890M. Asus menyematkan RAM LPDDR5X berkapasitas 24 GB dan penyimpanan SSD PCIe 4.0 sebesar 1 TB, sementara sistem operasinya menggunakan Windows 11. Konsol ini ditenagai baterai 80 Wh. Untuk pengalaman audio, tersedia dua speaker dengan dukungan Dolby Atmos serta mikrofon. Konektivitas fisiknya mencakup dua port USB-C, jack audio 3,5 mm, dan slot microSD Express untuk penggunaan kartu memori yang kompatibel.

Di Indonesia, perangkat ini hanya tersedia sebagai bundel bersama kacamata AR ROG XREAL R1 Edition 20; konsol tidak dipasarkan di sini sebagai paket tunggal. Kacamata tersebut menggunakan panel Micro OLED berukuran 0,55 inci dengan resolusi 1920 x 1080 piksel. Saat digunakan, perangkat dapat menyajikan layar virtual hingga 171 inci pada jarak pandang empat meter. Koneksi ke konsol dilakukan melalui USB Type-C, sehingga layar virtual dapat digunakan sebagai pendamping tampilan portabel Ally X20.

Untuk suara, ROG XREAL R1 Edition 20 dilengkapi speaker Bose. Kacamata ini juga mendukung fitur native 3DoF, yang membuat layar virtual dapat mengikuti gerakan kepala pengguna. Dengan demikian, tampilan tidak harus selalu berada tepat di tengah pandangan saat kepala bergerak. Paket bundel turut menyertakan casing dbrand Killswitch yang memiliki penyangga dan skin papan sirkuit khusus, serta penutup joystick. Kelengkapan daya berupa pengisi daya 68 W juga disertakan. Seluruh aksesori dikemas bersama Pelican Protector Case, dengan pengunci berwarna merah ROG dan lencana eksklusif peringatan 20th anniversary. Isi paket ini menempatkan konsol, kacamata AR, perlindungan perangkat, dan perlengkapan dasar dalam satu penawaran terbatas di pasar Indonesia. Pembeli memperoleh sarana untuk membawa konsol sekaligus melindungi perangkat dan aksesori ketika bepergian. Ketersediaannya yang khusus dalam bundel juga berarti kacamata AR menjadi bagian utama dari paket, bukan tambahan opsional yang dibeli terpisah melalui konfigurasi resmi tersebut.

ROG Xbox Ally X20 bundle ditawarkan di Indonesia dengan harga Rp46.999.000. Informasi penjualan yang tersedia menyebutkan bahwa jumlah unit yang dipasarkan sangat terbatas, yaitu 27 unit. Dengan jumlah tersebut, pembelian produk ini hanya dapat dipertimbangkan dalam batas ketersediaan yang diumumkan, tanpa dasar untuk menganggap akan ada tambahan unit di luar angka tersebut. Harga dan jumlah unit ini menjadi informasi utama bagi calon pemesan yang ingin menilai penawaran sebelum masa pemesanan dimulai.

Periode pre-order berlangsung pada 16–30 Oktober 2026. Rentang tanggal ini merupakan jadwal pemesanan yang dicantumkan untuk konsumen di Indonesia, sehingga calon pembeli dapat merujuk pada tanggal tersebut saat merencanakan pemesanan. Informasi yang tersedia tidak menyebutkan jadwal pengiriman, perkiraan waktu penerimaan produk, maupun ketentuan pembelian lainnya. Karena itu, rincian tersebut tidak dapat dipastikan dari informasi penjualan ini dan tidak sebaiknya diasumsikan sebagai bagian dari penawaran.

Pemesan yang melakukan pre-order melalui Asus Online Store dan ROG Exclusive Store memperoleh bonus jam tangan ROG x G-Shock Special 20. Bonus tersebut tercantum sebagai bagian dari penawaran bagi pemesan melalui kedua kanal penjualan itu. Secara ringkas, informasi komersial yang diumumkan mencakup harga Rp46.999.000, pemasaran terbatas sebanyak 27 unit, serta periode pre-order pada 16–30 Oktober 2026.