Magelang, 12 Agustus 2026 – Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Rano Tilaar memberikan pengarahan sekaligus membuka Workshop Audit Mutu Internal Akademi Militer di Gedung Leo Kailola Akmil, Rabu (12/8/2026). Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengoptimalkan kesiapan institusi menghadapi proses reakreditasi melalui penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), peningkatan kemampuan penyusunan dokumen akreditasi, serta penguatan koordinasi antarunit kerja dalam pemenuhan indikator kinerja yang dipersyaratkan.
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), yaitu Dr. Nur Yakin, S.E., M.M., Direktur Pendidikan dan Pembelajaran UMY; Dr. Fitri Arofiati, S.Kep., NS., MAN., Ph.D., Kepala Program Studi Ilmu Keperawatan UMY; dan Dr. Reni Budi Setyaningrum, S.H., M.Kn., Kepala Bidang Penjamin Mutu Internal UMY. Dalam arahannya, Mayjen TNI Rano Tilaar menyampaikan bahwa Akademi Militer sebagai lembaga pendidikan yang mendidik Taruna calon Perwira TNI AD sejak tahun 2010 telah terintegrasi dengan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi serta melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Gubernur Akmil menjelaskan, sebagai lembaga pendidikan militer dengan falsafah “Dwi Warna Purwa Cendekia Wusana”, Akademi Militer telah melakukan sinkronisasi Tri Pola Dasar berupa kemampuan akademik, sikap perilaku, dan jasmani samapta dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Akademi Militer telah meraih akreditasi “Unggul” sejak 27 Juni 2023 berdasarkan SK Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT Nomor 439/SK/BAN-PT/Ak.KP/PT/VI/2023. Selain akreditasi institusi, lima program studi, yakni Manajemen Pertahanan, Administrasi Pertahanan, Teknik Mesin Pertahanan, Teknik Sipil Pertahanan, dan Teknik Elektronika Pertahanan, juga telah meraih akreditasi “Unggul”.
Workshop tersebut diarahkan untuk mengidentifikasi capaian kinerja institusi, meliputi kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan melalui analisis SWOT sebagai dasar penyusunan strategi peningkatan mutu. Kegiatan juga bertujuan meningkatkan kemampuan tim dalam menyiapkan dokumen kinerja dan Laporan Evaluasi Diri (LED) secara sistematis serta sesuai instrumen yang berlaku. Gubernur Akmil meminta para peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan bimbingan narasumber, khususnya mengenai regulasi dan kebijakan akreditasi perguruan tinggi, instrumen akreditasi institusi, serta strategi mempertahankan akreditasi “Unggul” untuk mendukung proses akreditasi institusi yang direncanakan berlangsung mulai Mei hingga Oktober 2027.
Pada kesempatan tersebut juga diberikan penghargaan Penerima Penghargaan Terbaik Tahun 2026, kepada Gumil Terbaik, Pelatih Terbaik, dan Pengasuh Terbaik. Gumil Terbaik diberikan kepada Letkol Arm Samsuri, Mayor Czi Luluk Kristanto, dan Letkol Inf Muhammad Mukhlis. Pelatih Terbaik diberikan kepada Kapten Inf Kristanto, Kapten Inf Sardi, dan Kapten Inf Teguh, sedangkan Pengasuh Terbaik diberikan kepada Kapten Arh Aumansyah, Kapten Czi Muhammad Fahri, dan Lettu Arh Ahmad Qodirin. Gubernur Akmil berharap workshop tersebut dapat menambah wawasan dan referensi Civitas Academica Akademi Militer serta memperkuat komitmen seluruh unsur dalam mempertahankan akreditasi unggul institusi dan program studi Akademi Militer.

