Kebakaran Lahan Terjadi di Gunung Rayana Arjasari, Api Mulai Mengecil

oleh -44 Dilihat
oleh

Kabupaten Bandung, Patrolihukumindonesia.com , – Kebakaran lahan kosong terjadi di kawasan Gunung Rayana, Kampung Pasir Kanyere RW 07, Desa Rancakole, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Sabtu (5/9/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.

Kebakaran terjadi pada area lahan kosong dengan luas kurang lebih 600 meter persegi. Material yang terbakar berupa rumput dan ilalang kering.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang saksi yang kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada Pemerintah Desa Rancakole. Informasi tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Pameungpeuk yang dipimpin Pawas bersama gabungan piket fungsi langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian.

Namun, lokasi kebakaran berada di atas Gunung Rayana dan cukup jauh dari jangkauan kendaraan maupun pemukiman warga. Kondisi medan tersebut membuat proses pemadaman tidak dapat dilakukan secara maksimal.

“Personel bersama Kepala Desa Rancakole, perangkat desa dan unsur Kecamatan Arjasari langsung melakukan pengecekan serta siaga di sekitar lokasi. Karena lokasi berada di atas gunung dan jauh dari pemukiman, api belum dapat dipadamkan secara langsung,” ujar Kapolsek Pameungpeuk AKP Saep Balya, SH.

Meski demikian, berdasarkan pemantauan di lapangan, kobaran api dilaporkan mulai mengecil. Petugas bersama unsur pemerintahan setempat tetap melakukan pemantauan untuk memastikan api tidak kembali membesar dan meluas ke area lainnya.

Adapun lahan yang terbakar diketahui merupakan milik almarhum H. Amun, warga Kampung Rancakole, Desa Rancakole, Kecamatan Arjasari.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban materi. Hal tersebut lantaran area yang terbakar merupakan lahan kosong yang ditumbuhi rumput dan ilalang.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Pihak kepolisian masih melakukan pendataan dan pengumpulan informasi dari sejumlah saksi guna mengetahui penyebab pasti terjadinya kebakaran.

Kapolsek Pameungpeuk menegaskan bahwa pihaknya bersama unsur terkait akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi di lokasi, khususnya untuk mengantisipasi kemungkinan api kembali membesar.

“Yang terpenting saat ini kami memastikan situasi tetap aman dan melakukan pemantauan agar api tidak merambat ke wilayah lain,” pungkasnya.

Dalam penanganan kejadian tersebut, personel Polsek Pameungpeuk bersama unsur Kecamatan Arjasari, perangkat Desa Rancakole dan Ketua RW telah melakukan pengecekan lokasi, pengamanan serta pendataan terhadap saksi-saksi.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan, terutama pada area yang banyak ditumbuhi rumput dan ilalang kering.

Sumber : Bid. Humas Polresta Bandung

Reporter : ( TERA )