Koramil Tiris Kawal Panen Padi Dukung Gerakan Antisipasi Darurat Pangan

oleh -466 Dilihat

Probolinggo – Dalam upaya mendukung program Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional, Kodim 0820/Probolinggo melalui jajaran Koramil aktif terlibat dalam berbagai tahapan pertanian, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga panen di wilayah binaannya. Salah satu bentuk dukungan nyata terlihat dalam kegiatan pendampingan panen padi yang dilakukan oleh anggota Koramil 0820/24 Tiris di Dusun Marteguh, Desa Wedusan, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo.

Serka Aris, anggota Koramil 0820/24 Tiris, menjelaskan bahwa ketahanan pangan nasional merupakan kondisi di mana seluruh masyarakat memiliki akses terhadap pangan yang cukup, aman, dan bergizi. Oleh karena itu, pendampingan yang dilakukan oleh TNI dalam berbagai aspek pertanian menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas pangan di Indonesia.

“Sebagai langkah nyata, pemerintah pusat telah menginisiasi Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional dengan berbagai strategi, seperti pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan bendungan, modernisasi sistem irigasi, serta pengendalian impor dan ekspor pangan. Selain itu, kebersihan saluran irigasi juga menjadi fokus utama dalam menjaga produktivitas pertanian,” ujar Serka Aris, Senin (24/3).

Ia menambahkan bahwa Indonesia, dengan jumlah penduduk yang besar dan wilayah yang luas, membutuhkan ketahanan pangan yang kuat. Beberapa faktor utama dalam ketahanan pangan mencakup ketersediaan pangan, stabilitas distribusi, aksesibilitas bagi masyarakat, serta pemanfaatan pangan secara optimal.

“Para petani, penyuluh pertanian, dan seluruh pemangku kepentingan harus bergerak cepat dalam meningkatkan produksi pangan. Kunci dari Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional adalah meningkatkan produktivitas pertanian, sehingga semua sumber daya dan dukungan harus difokuskan pada peningkatan hasil panen, baik pada musim tanam saat ini maupun yang akan datang,” tambahnya.

Lebih lanjut, Serka Aris menekankan bahwa pemerintah pusat melalui TNI menerapkan pendekatan holistik dalam mendukung ketahanan pangan. Dukungan sarana dan prasarana tidak hanya diberikan pada tahap produksi, tetapi juga hingga pengolahan hasil panen.

“Kami mengajak semua pihak untuk bersinergi dalam meningkatkan kualitas dan hasil pertanian. Upaya ini tidak hanya berdampak pada kesejahteraan petani, tetapi juga berkontribusi besar terhadap kemajuan sektor pertanian nasional secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Kegiatan panen padi di Dusun Marteguh ini merupakan salah satu bentuk konkret dari sinergi antara TNI dan petani dalam menjaga ketahanan pangan. Dengan adanya pendampingan dari Koramil 0820/24 Tiris, diharapkan produksi pertanian semakin meningkat, sehingga ketahanan pangan di wilayah tersebut tetap terjaga. (Pendim 0820/Probolinggo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *