Soroti Beban APBD, Aktivis Maluku Utara Geruduk Bank Jakarta Tolak Pinjaman Rp1 Triliun

oleh -10 Dilihat
oleh
Soroti Beban APBD, Aktivis Maluku Utara Geruduk Bank Jakarta Tolak Pinjaman Rp1 Triliun

JAKARTA — Sejumlah massa yang tergabung dalam Sentral Koalisi Anti Korupsi Maluku Utara Jakarta menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bank Jakarta, Jalan Suryopranoto, kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Senin (10/8/2026). Aksi tersebut menyoroti rencana Pemerintah Provinsi Maluku Utara melakukan pinjaman senilai Rp1 triliun kepada Bank Jakarta.

Sekitar 15 orang mengikuti aksi yang dipimpin Pj. Muhda Sahlil tersebut. Sejak pukul 10.25 WIB, massa menyampaikan sejumlah aspirasi secara bergantian sambil membentangkan spanduk dan poster yang berisi penolakan terhadap rencana pembiayaan tersebut.

Menurut massa aksi, rencana pinjaman Rp1 triliun perlu dievaluasi secara menyeluruh sebelum direalisasikan. Mereka menilai keputusan untuk menambah beban pembiayaan daerah harus mempertimbangkan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Maluku Utara dalam memenuhi kewajiban pembayaran di tahun-tahun berikutnya.

Dalam orasinya, peserta aksi juga mempertanyakan kebijakan tersebut di tengah potensi sumber daya alam Maluku Utara yang dinilai cukup besar. Mereka menegaskan bahwa dukungan terhadap pembangunan infrastruktur tidak otomatis berarti masyarakat harus menerima kebijakan pembiayaan melalui utang.

Kritik tersebut dituangkan melalui sejumlah tulisan pada spanduk dan poster. Di antaranya terdapat seruan penolakan terhadap rencana pinjaman Rp1 triliun serta sindiran mengenai potensi beban bunga yang nantinya harus ditanggung melalui anggaran daerah. Massa juga mempertanyakan sikap DPRD Provinsi Maluku Utara terhadap rencana tersebut.

Massa menyampaikan kekhawatiran bahwa apabila pinjaman direalisasikan, sebagian anggaran daerah pada masa mendatang akan terserap untuk membayar kewajiban pokok dan bunga. Kondisi itu, menurut mereka, berpotensi mengurangi ruang fiskal pemerintah daerah untuk membiayai kebutuhan pembangunan dan pelayanan masyarakat.

Sekitar pukul 11.00 WIB, aksi berakhir dalam keadaan kondusif. Setelah membubarkan diri dari lokasi, massa kemudian bergerak menuju Gedung KPK di Jakarta Selatan untuk melanjutkan penyampaian aspirasi. Hingga aksi selesai, situasi di sekitar lokasi dilaporkan aman dan terkendali.

Pewarta: Abdul Latif