Jakarta | Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah pejabat baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026. Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Peristiwa ini menjadi inti agenda kenegaraan yang berlangsung di lingkungan Istana Negara pada hari itu.
Dalam pelantikan tersebut, Prabowo secara resmi melantik sejumlah pejabat yang akan mengisi jabatan baru di lingkungan Kabinet Merah Putih. Kegiatan berlangsung di Jakarta dan tercatat pada Kamis, 15 Oktober 2026. Kehadiran Gibran sebagai Wakil Presiden turut menyertai pelaksanaan pelantikan di Istana Negara.
Informasi utama mengenai acara ini mencakup pihak yang melantik, yaitu Presiden Prabowo Subianto, serta sejumlah pejabat baru yang dilantik. Lokasi acara berada di Istana Negara, Jakarta, sedangkan waktunya adalah Kamis, 15 Oktober 2026. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga hadir dalam kegiatan tersebut.
Dengan demikian, pelantikan pejabat Kabinet Merah Putih berlangsung dalam agenda resmi di Istana Negara. Prabowo memimpin pelantikan pada Kamis, 15 Oktober 2026, dengan Gibran hadir sebagai Wakil Presiden. Rangkaian informasi tersebut menggambarkan pokok peristiwa tanpa menambahkan keterangan mengenai alasan pelantikan ataupun rincian lain yang tidak disebutkan.
Berita mengenai pelantikan ini berpusat pada penetapan sejumlah pejabat baru dalam Kabinet Merah Putih oleh Presiden. Acara berlangsung di Istana Negara, Jakarta, dan dihadiri Wakil Presiden Gibran. Tanggal pelaksanaan, Kamis, 15 Oktober 2026, menjadi penanda waktu bagi agenda tersebut. Fakta-fakta itu merupakan inti peristiwa yang dapat disampaikan berdasarkan informasi yang tersedia.
Pelantikan itu menempatkan Presiden Prabowo sebagai pihak yang melantik, para pejabat baru sebagai pihak yang dilantik, serta Istana Negara di Jakarta sebagai tempat penyelenggaraan. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hadir pada acara tersebut. Peristiwa berlangsung pada Kamis, 15 Oktober 2026, sebagaimana tercantum dalam keterangan mengenai agenda kenegaraan itu.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut menghadiri acara pelantikan pejabat kabinet yang berlangsung di Istana. Kehadirannya tercatat bersama sejumlah pejabat negara dalam acara tersebut. Keterangan yang tersedia menyebut Gibran tampak berdiri di samping Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. Posisi keduanya terlihat di jajaran menteri koordinator dan menteri lainnya yang juga hadir.
Informasi mengenai kehadiran itu menempatkan Gibran sebagai salah satu pejabat yang mengikuti acara pelantikan. Dalam keterangan yang tersedia, ia disebut berada bersama Dasco, para menteri koordinator, serta sejumlah menteri lain. Rincian tersebut menggambarkan siapa saja yang terlihat hadir dan posisi Gibran di para pejabat yang disebutkan. Tidak ada keterangan tambahan mengenai peran Gibran dalam rangkaian acara di luar kehadirannya.
Kehadiran Wakil Presiden itu berlangsung dalam suasana acara yang dihadiri jajaran pemerintahan dan perwakilan legislatif. Dasco disebut sebagai pejabat yang berdiri di samping Gibran, sementara menteri koordinator dan menteri lainnya turut berada di lokasi. Informasi ini terbatas pada keterangan bahwa Gibran hadir serta tampak bersama para pejabat tersebut. Karena itu, uraian mengenai keikutsertaannya cukup merujuk pada kehadiran dan posisi yang tercatat.
Dengan demikian, keterangan mengenai Gibran dalam acara pelantikan ini berfokus pada kehadirannya di Istana. Ia disebut hadir sebagai Wakil Presiden dan terlihat berdiri berdekatan dengan Sufmi Dasco Ahmad. Di sekeliling mereka terdapat jajaran menteri koordinator dan menteri lainnya yang juga menghadiri acara. Tidak tersedia rincian lain yang dapat digunakan untuk menjelaskan kegiatan Gibran, percakapan yang berlangsung, maupun agenda tambahan. Uraian ini hanya mencatat kehadiran sebagaimana disebutkan, tanpa menambahkan informasi yang tidak tercantum.
Prabowo melantik dua Wakil Menteri Pertahanan dalam rangkaian pelantikan pejabat kabinet di Istana yang dihadiri Wakil Presiden Gibran. Dua nama yang disebut untuk mengisi jabatan tersebut adalah Marsekal Yusuf Jauhari dan Jenderal Richard Taruli Horja Tampubolon. Dengan pelantikan itu, keduanya resmi menjadi Wakil Menteri Pertahanan. Informasi mengenai penunjukan ini berfokus pada nama pejabat dan jabatan yang diberikan, tanpa menguraikan hal lain di luar keterangan tersebut. Kehadiran Wakil Presiden Gibran menjadi bagian dari konteks acara pelantikan di Istana sebagaimana tercermin dalam agenda tersebut.
Pelantikan Marsekal Yusuf Jauhari dan Jenderal Richard Taruli Horja Tampubolon menandai pengisian dua posisi Wakil Menteri Pertahanan. Prabowo memimpin pelantikan kedua pejabat itu, sementara Wakil Presiden Gibran hadir dalam acara pelantikan kabinet di Istana. Penyebutan dua nama tersebut menjelaskan siapa yang dilantik dan jabatan yang kini mereka sandang. Keterangan ini tidak merinci latar belakang masing-masing, rincian tugas, ataupun informasi lain tentang keduanya. Karena itu, pokok informasi yang dapat disampaikan pada bagian ini adalah bahwa terdapat dua Wakil Menteri Pertahanan baru yang dilantik oleh Prabowo, yakni Marsekal Yusuf Jauhari dan Jenderal Richard Taruli Horja Tampubolon.
Dalam pemberitaan mengenai pelantikan pejabat kabinet tersebut, jabatan Wakil Menteri Pertahanan diberikan kepada dua orang. Nama Marsekal Yusuf Jauhari disebut bersama nama Jenderal Richard Taruli Horja Tampubolon sebagai pejabat yang dilantik. Prabowo menjadi pihak yang melantik, dan acara berlangsung di Istana dengan kehadiran Wakil Presiden Gibran. Dengan demikian, informasi utama terkait bagian ini mencakup nama kedua pejabat, jabatan yang mereka terima, serta konteks pelantikan. Tidak ada rincian tambahan mengenai penugasan atau riwayat mereka yang disertakan di sini. Fokusnya tetap pada keputusan pelantikan: dua Wakil Menteri Pertahanan baru telah dilantik oleh Prabowo dalam acara kabinet di Istana yang dihadiri Gibran.
Letjen Kristomei Sianturi resmi dilantik sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam prosesi pelantikan pejabat kabinet yang berlangsung di Istana. Ia menggantikan Letjen Suharyanto, yang sebelumnya memimpin lembaga tersebut. Pergantian kepemimpinan ini menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian pelantikan, sekaligus menandai dimulainya tanggung jawab Kristomei dalam mengoordinasikan upaya penanggulangan bencana di tingkat nasional. BNPB memiliki peran strategis dalam menghadapi berbagai tahapan kebencanaan, mulai dari kesiapsiagaan dan mitigasi hingga tanggap darurat serta pemulihan. Karena itu, jabatan kepala badan menuntut koordinasi yang erat dengan kementerian, pemerintah daerah, dan unsur terkait lainnya.
Penunjukan Kristomei berlangsung dalam prosesi resmi bersama sejumlah pejabat lain yang dilantik. Penggantian dari Suharyanto kepada Kristomei menempatkan sosok baru di pucuk pimpinan BNPB, sementara kesinambungan pelaksanaan tugas lembaga tetap menjadi perhatian. Dalam menjalankan mandatnya, kepala BNPB bertanggung jawab memastikan langkah penanganan bencana dapat dilakukan secara terkoordinasi dan sesuai kebutuhan di lapangan. Pelantikan di Istana juga menjadi momen formal bagi para pejabat untuk menerima amanah serta mulai menjalankan tugas masing-masing. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hadir mengikuti rangkaian acara tersebut. Ia menyaksikan prosesi pelantikan para pejabat, termasuk pengangkatan Kristomei sebagai kepala BNPB, dari awal hingga rangkaian acara berlangsung. Kehadiran Gibran menambah perhatian pada agenda pelantikan yang digelar di lingkungan Istana itu. Sepanjang prosesi, Gibran mengikuti jalannya acara dengan khidmat. Ia tampak mengenakan jas hitam saat menghadiri kegiatan resmi tersebut. Setelah para pejabat menerima pelantikan, Gibran juga tampak memberikan ucapan selamat kepada mereka yang baru dilantik. Momen tersebut menjadi bagian dari rangkaian acara setelah pengukuhan, ketika para pejabat mulai menerima penghormatan dan sambutan dari tamu yang hadir. Dengan demikian, pelantikan Kristomei sebagai pengganti Suharyanto menjadi salah satu sorotan utama, disertai kehadiran Wakil Presiden yang mengikuti acara secara tertib dan memberikan selamat kepada para pejabat baru.
Baca juga: Operasi Tangkap Tangan KPK: Lampri dan Jajaran Pejabat Terkait | Ungkap Skandal Keuangan: KPK Amankan Pejabat ATR/BPN dan Uang Miliaran | Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri Keuangan RI








