Papua Tengah – Wujud nyata sinergitas dan kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Satgasmar Pamtas Mobile RI-PNG Yonif 2 Marinir Gobang 8 bersama Kodim 1703/Deiyai, Polres Deiyai, Satgas Kewilayahan Yonif 711/Raksatama, serta masyarakat setempat dengan melaksanakan pengamanan dan pembersihan kompleks YAPIS (Yayasan Pesantren Islam) yang meliputi SD, SMP, dan Pesantren Ash-Shiddiq Waghete, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah, yang sebelumnya menjadi korban pembakaran oleh orang tidak dikenal. Sabtu (06/06/2026)
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat aparat keamanan bersama masyarakat untuk membantu memulihkan kondisi lingkungan pendidikan dan tempat ibadah agar dapat kembali digunakan oleh para siswa, santri, serta tenaga pendidik dalam menjalankan aktivitas belajar mengajar.
Dengan semangat gotong royong, personel TNI-Polri dan masyarakat bahu membahu membersihkan puing-puing sisa kebakaran, mengevakuasi material yang terdampak, serta melakukan sterilisasi dan pengamanan area guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut menjadi simbol kuat bahwa duka yang dirasakan masyarakat Waghete merupakan duka bersama yang harus dihadapi dengan persatuan dan kepedulian.
Komandan Satgasmar Pamtas Mobile RI-PNG Yonif 2 Marinir Gobang 8 Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono, S.E., menyampaikan bahwa kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan wilayah, tetapi juga memberikan bantuan nyata kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa TNI-Polri selalu hadir bersama rakyat. Kami berharap proses pemulihan fasilitas pendidikan dan pesantren ini dapat berjalan dengan cepat sehingga anak-anak dapat kembali belajar dengan nyaman dan aman,” ujarnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat dan pengurus YAPIS Ash-Shiddiq Waghete menyampaikan apresiasi serta rasa terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh Satgasmar Pamtas Mobile RI-PNG Yonif 2 Marinir Gobang 8, Kodim 1703/Deiyai, Polres Deiyai, Satgas Kewilayahan Yonif 711/Raksatama, dan seluruh masyarakat yang turut membantu proses pembersihan dan pengamanan lokasi.
Melalui kebersamaan dan semangat gotong royong tersebut, diharapkan YAPIS Ash-Shiddiq Waghete dapat segera bangkit dari musibah yang terjadi dan kembali menjadi tempat menimba ilmu serta membangun generasi penerus bangsa yang beriman, cerdas, dan berakhlak mulia. Kehadiran TNI-Polri bersama masyarakat dalam proses pemulihan ini menjadi bukti bahwa persatuan dan kepedulian adalah kekuatan utama dalam menghadapi setiap tantangan demi terciptanya Papua yang aman, damai, dan sejahtera.
(Tim/Red)
- Semangat Gotong Royong, Anggota Kodim 1505/Tidore dan Warga Cor Trotoar Jembatan Garuda Demi Kenyamanan
- Antrean Penyeberangan Memanas, Sopir Travel Hajar Sopir Truk hingga Sempat Tak Sadarkan Diri
- Ribuan Warga Ikuti Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Buperta Cibubur, Penanaman Pohon Jadi Sorotan

