Jakarta, Rabu 29 Juli 2026 — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Plus Jakarta Selatan menggelar aksi penyampaian pendapat di kawasan Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat, Rabu sore. Aksi tersebut mengangkat tema “Indonesia Darurat Hukum” dengan membawa sejumlah tuntutan terkait penegakan hukum, evaluasi lembaga negara, hingga kebijakan pemerintah yang dinilai perlu dikaji ulang.
Massa aksi yang berjumlah sekitar 40 orang dipimpin oleh Aventinus Barung mulai berdatangan ke kawasan Monas sekitar pukul 15.20 WIB. Dengan membawa bendera organisasi seperti GMNI dan HMI, serta perlengkapan aksi berupa spanduk, poster, dan pengeras suara, peserta kemudian diarahkan petugas ke area Silang Selatan Monas untuk menyampaikan aspirasi.
Dalam penyampaian pendapatnya, Cipayung Plus Jakarta Selatan menyoroti sejumlah persoalan nasional, mulai dari tuntutan pencopotan Kapolri, Jaksa Agung, dan Menteri Pertahanan, hingga desakan agar pemerintah bersama DPR RI segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset. Mereka menilai langkah tersebut penting untuk memperkuat pemberantasan korupsi dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.
Selain isu penegakan hukum, massa juga menyampaikan kritik terhadap sejumlah program pemerintah seperti Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan tersebut serta mengusut secara transparan berbagai persoalan yang muncul dan menjadi perhatian publik.
Situasi aksi sempat mengalami ketegangan ketika sebagian peserta mencoba melakukan penutupan akses jalan di sekitar Jalan Merdeka Selatan dan kawasan depan Gedung Danareksa. Pada pukul 15.52 WIB terjadi gesekan antara massa aksi dengan aparat keamanan, namun kondisi kembali terkendali dan kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian orasi.
Dalam rangkaian aksi, peserta juga beberapa kali melakukan aksi simbolik berupa pembakaran sampah dari kantong sampah yang berada di sekitar lokasi. Petugas kepolisian langsung melakukan pemadaman untuk mencegah gangguan keamanan. Setelah itu, massa melanjutkan agenda dengan pembacaan pernyataan sikap terkait tuntutan yang mereka bawa dalam aksi tersebut.
Sekitar pukul 17.05 WIB, kegiatan unjuk rasa Cipayung Plus Jakarta Selatan dinyatakan selesai. Massa kemudian membubarkan diri secara tertib dari lokasi aksi. Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di kawasan Silang Selatan Monas terpantau aman dan kondusif dengan pengamanan tetap dilakukan oleh aparat terkait.
Pewarta: Abdul Latif
