Jakarta, Rabu 29 Juli 2026 — Aksi penyampaian aspirasi dari Aliansi Mahasiswa Peduli Keadilan berlangsung di depan Kantor PT Pertamina pada Rabu siang. Sejumlah mahasiswa menyuarakan tuntutan terkait dugaan berkurangnya ketersediaan bahan bakar jenis Pertalite di sejumlah SPBU wilayah Jakarta serta meminta adanya penjelasan resmi dari pihak Pertamina.
Massa aksi yang berjumlah sekitar 10 orang tiba di lokasi sekitar pukul 12.25 WIB dengan membawa sejumlah alat peraga berupa spanduk dan pengeras suara portabel. Dalam aksinya, mereka menyampaikan kritik terhadap sistem pengelolaan data pengguna yang dinilai berdampak pada masyarakat, khususnya pengguna layanan berbasis aplikasi MyPertamina.
Dalam orasinya, peserta aksi mendesak Direktur Utama PT Pertamina memberikan klarifikasi terbuka mengenai kondisi distribusi Pertalite yang disebut mengalami kekosongan di beberapa titik SPBU Jakarta maupun daerah lainnya. Mereka meminta perusahaan memastikan persoalan tersebut segera mendapatkan solusi agar tidak merugikan masyarakat.
Selain menyoroti ketersediaan bahan bakar, massa juga mempertanyakan persoalan data pengguna MyPertamina yang disebut mengalami kendala. Mereka meminta Pertamina melakukan audit secara transparan terhadap sistem aplikasi serta memperbaiki data pengguna yang hilang tanpa memberikan kesulitan tambahan bagi konsumen.
“Pertamina harus memberikan keterbukaan informasi terkait persoalan data dan distribusi Pertalite. Masyarakat membutuhkan kepastian agar tidak menjadi pihak yang dirugikan akibat permasalahan sistem maupun pelayanan,” menjadi salah satu poin yang disampaikan dalam orasi aksi tersebut.
Aksi berlangsung dengan pengamanan dari petugas di sekitar lokasi. Selama kegiatan penyampaian pendapat berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif tanpa adanya gangguan yang menghambat aktivitas di area Kantor PT Pertamina.
Sekitar pukul 12.55 WIB, kegiatan unjuk rasa dinyatakan selesai. Massa Aliansi Mahasiswa Peduli Keadilan kemudian membubarkan diri dan meninggalkan lokasi secara tertib. Hingga akhir kegiatan, situasi keamanan tetap berjalan aman dan terkendali.
Pewarta: Abdul Latif

Responses (3)
Komentar ditutup.