Dukung Program Presiden, Polisi Aktif Dampingi Petani Jagung di Probolinggo Kota

oleh -33 Dilihat
Dukung Program Presiden, Polisi Aktif Dampingi Petani Jagung di Probolinggo Kota

PROBOLINGGO – Kepolisian terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah. Melalui pendekatan langsung kepada masyarakat, Bhabinkamtibmas Kelurahan Triwung Kidul, Polsek Kademangan, Polres Probolinggo Kota menyambangi lahan pertanian jagung milik warga di Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan yang dilakukan oleh Bripka Roni M tersebut bertujuan memantau perkembangan tanaman jagung sekaligus memberikan pendampingan dan motivasi kepada para petani agar tetap semangat dalam meningkatkan hasil produksi pertanian.

Kapolsek Kademangan, Kompol Suharsono, menjelaskan bahwa kehadiran anggota Polri di tengah aktivitas pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional.

Menurutnya, peran Polri saat ini tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung berbagai program strategis pemerintah yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berupaya mendukung program strategis pemerintah, salah satunya ketahanan pangan. Melalui Bhabinkamtibmas, kami terus melakukan pendampingan kepada petani agar sektor pertanian dapat berkembang dengan baik,” ujar Kompol Suharsono.

Dalam kunjungan tersebut, Bripka Roni M berdialog langsung dengan para petani mengenai kondisi tanaman, tantangan yang dihadapi selama masa tanam, hingga berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Selain memantau perkembangan pertanian, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat. Para petani diimbau untuk terus menjaga keamanan lingkungan dan meningkatkan koordinasi dengan aparat kepolisian apabila menemui kendala di sektor pertanian maupun potensi gangguan keamanan.

Petani juga didorong untuk aktif menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan terkait pengembangan pertanian. Masukan tersebut nantinya dapat diteruskan kepada penyuluh pertanian maupun instansi terkait sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut.

Kompol Suharsono menegaskan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan tidak dapat diwujudkan hanya oleh satu pihak. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi yang kuat antara petani, pemerintah, serta aparat keamanan agar program tersebut berjalan optimal.

“Kami berharap sinergi antara petani, pemerintah, dan kepolisian dapat terus terjalin dengan baik. Dengan kolaborasi yang kuat, program ketahanan pangan nasional dapat berjalan optimal sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” katanya.

Pada kesempatan itu, Kapolsek juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap gangguan kamtibmas maupun tindak kejahatan, khususnya kejahatan 3C yang meliputi pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Kehadiran Polri di tengah para petani diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus memperkuat semangat masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Kelurahan Triwung Kidul terpantau aman, tertib, dan kondusif. (*)