Kebersamaan Ramadan di Sumberpancur: Pemuda dan Aparat Bersatu Berbagi Kepedulian

oleh -220 Dilihat
oleh

Kediri — Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terasa hangat di lingkungan Sumberpancur, Desa Kepung, saat masyarakat bersama para pemuda menggelar kegiatan sosial yang sarat makna pada Minggu sore.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.30 WIB tersebut dihadiri berbagai unsur masyarakat. Dari unsur TNI hadir perwakilan Koramil Kepung, Babinsa Desa Kepung Widodo, sementara dari kepolisian hadir perwakilan Polsek Kepung, Bhabinkamtibmas Desa Kepung Dedi. Turut hadir pula Ketua Pemuda Imam Safi’i, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para pemuda yang tergabung dalam Pemuda Tanggap Sumberpancur.

Acara diawali dengan pertemuan dan silaturahmi antar warga serta pemuda desa. Suasana hangat penuh kekeluargaan tampak dalam kegiatan tersebut, mencerminkan kuatnya nilai gotong royong yang masih hidup di tengah masyarakat.

Memasuki pukul 16.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan santunan kepada warga yang membutuhkan. Momen ini menjadi bagian yang paling menyentuh, ketika para pemuda bersama aparat dan tokoh masyarakat menyerahkan bantuan dengan penuh rasa kepedulian.

Selain itu, para pemuda juga membagikan takjil kepada masyarakat dan pengguna jalan yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Senyum dan ucapan terima kasih dari warga yang menerima takjil menambah hangat suasana sore di bulan suci Ramadan.

Tidak hanya kegiatan sosial, acara tersebut juga diisi dengan musyawarah pemuda untuk membahas berbagai agenda kebersamaan ke depan, termasuk persiapan pelaksanaan takbir keliling menjelang Hari Raya Idulfitri.

Babinsa Desa Kepung, Widodo, mengapresiasi inisiatif para pemuda yang terus aktif dalam kegiatan sosial di masyarakat.

“Semangat kebersamaan seperti ini sangat penting untuk menjaga persatuan dan memperkuat kepedulian sosial di lingkungan desa,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pemuda Imam Safi’i berharap kegiatan tersebut dapat terus menjadi tradisi yang mempererat hubungan antarwarga.

Menurutnya, bulan Ramadan bukan hanya tentang ibadah pribadi, tetapi juga tentang berbagi, peduli, dan memperkuat tali persaudaraan di tengah masyarakat.

Kegiatan ini pun menjadi bukti bahwa ketika pemuda, aparat, dan masyarakat bersatu, nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian dapat tumbuh kuat, menghadirkan harapan dan kehangatan bagi semua.