Tidore | Komandan kodim (Dandim) 1505/Tidore melepas 68 orang putra terbaik Calon Siswa Tamtama Gelombang ke -2 TA. 2023 yang berasal dari Kabupaten Halmahera Timur dan Kota Tidore Kepulauan untuk mengikuti tahapan seleksi di Korem 152/Baabullah, Bertempat di Makodim, Jl. Mayor Daud, Kelurahan Goto, Kecamatan Tidore, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, Jum’at (01/9/2023)
Dandim 1505/Tidore Letkol Kav Calter Purba, ST Menyampaikan, kepada para calon Siswa yang di berangkatkan untuk tetap percaya pada diri sendiri, dan senantiasa selalu menjaga kesehatan baik mental maupun fisik. Dan agar para Calon Siswa untuk tetap semangat dan serius dalam menjalani tahap seleksi.
“Untuk menjadi seorang prajurit tidaklah mudah, harus ada persiapan yang cukup matang. Untuk itu diperlukan usaha, kerja keras, doa serta disiplin tinggi dan latihan untuk meraihnya. Sebab, yang menentukan lulus dan tidaknya menjadi seorang prajurit adalah diri kita sendiri, bukan orang lain,” jelas Dandim Letkol Kav Calter Purba.
Dalam kesempatan itu Dandim memberikan dorongan moril dan kata-kata sukses dalam menjalani tes yang akan dihadapi.
“Semangat dalam pembinaan diri pribadi, kemampuan dan senantiasa meminta doa restu pada kedua orang tua serta sebagai umat yang beragama senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Dandim.
Selain itu, Dandim menegaskan bagi para peserta Calon Prajurit TNI-AD yang ikut dalam kegiatan tes tahun ini, agar jangan terpengaruh dengan adanya oknum yang menjadi calo penerimaan dengan janji akan meluluskan calon siswa sekalian.
“Saya meyakinkan kepada para peserta calon siswa, bahwa ini adalah kompetisi dan tidak ada yang namanya calo. Para peserta siapkan diri semaksimal mungkin untuk dapat berkompetisi dengan baik mulai dari disiplinkan diri, jaga kesehatan fisik dan tingkatkan pengetahuan,” tegas Dandim.
Ia juga memberikan dukungan kepada para Catam agar tidak berputus asa jika belum berhasil dalam seleksi kali ini. “Saya yakin para peserta yang ada dihadapan saya ini ada yang nantinya terpanggil menjadi prajurit TNI AD dan bila ada yang belum terpanggil maka jangan putus asa. Jangan mudah menyerah karena untuk mengabdi kepada NKRI bukan hanya menjadi prajurit TNI saja.”imbuhnya.
“Hindari pelanggaran sekecil apapun selama masa tahap seleksi berlangsung yang bisa merugikan diri sendiri dan keluarga, Ingat ada orang-orang dekatmu yang menantikan kesuksesanmu, dan jangan kecewakan mereka, Pungkas Dandim.
